Advokasi

Pengguna Napza di Purwokerto Keluhkan Mahalnya Akses Methadon

sirup methadone

Purwokerto – Pusat Terapi Rumatan Methadone (PTRM) di Purwokerto, Senin (20/12) lalu mulai aktif dibuka di Rumah Sakit Margon. Keberadaan PTRM ini diharapkan menjawab kebutuhan pengguna NAPZA di kota Purwokerto dan sekitarnya.

“Selama ini pengguna NAPZA yang ingin mengikuti Terapi Methadone kesulitan karena belum ada di Purwokerto. Kalau mau ke Solo atau Semarang jaraknya jauh”, ujar Supardi, koordinator lapangan LSM yang mendampingi pengguna NAPZA di Purwokerto.

Pihak Rumah Sakit Margono menetapkan tarif  sebesar 10 ribu rupiah untuk sekali akses Methadone. Pengguna NAPZA yang ingin mengikuti Terapi Metadone di RS Margono ini diwajibkan membayar 135 ribu rupiah mengikuti tes urin dan biaya administrasi.

Sebelumnya, saat sosialisasi Dinas Kesehatan yang mengundang pengguna NAPZA dan LSM pendamping pengguna NAPZA di Purwokerto, muncul keberatan dari para pengguna NAPZA terhadap biaya yang dibebankan pada saat pendaftaran.

Dalam pertemuan tersebut, Dinas Kesehatan setempat berjanji akan mendiskusikan keberatan tersebut kepada pihak RS Margono. Namun hingga saat PTRM dibuka, tarif yang dikenakan masih dirasa memberatkan.

“Hal itu menyebabkan beberapa teman-teman kami yang akan mengakses tidak jadi mendaftar pada hari itu. Dari delapan orang pengguna NAPZA yang datang pada saat pembukaan, hanya dua orang yang mendaftar karena yang lainnya tidak mampu membayar biaya pendaftaran”, lanjut Supardi kepada  NapzaIndonesia.com, Senin (27/12).(IH)