Berita Nasional Peristiwa

Pengedar 798 Pil Ekstasi, Diburu Kejaksaan Tinggi Jawa Timur

Kejaksaan Tinggi

Surabaya – Tim Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur memburu pengedar 798 pil ekstasi, Rony bin Tan Bung, yang dibebaskan Pengadilan Tinggi (PT) Surabaya, terkait turunnya putusan Mahkamah Agung (MA) untuk memenjarakan bandar narkoba itu lagi.

“Tentu kita akan melaksanakan putusan MA, sebab putusan MA kan lebih tinggi dari putusan PT,” kata Kepala Kejati Jatim, Abdul Taufiq, di Surabaya, Selasa (22/8), menanggapi diterima salinan putusan MA untuk Rony yang sudah 10 bulan menghirup udara bebas.

Abdul Taufiq berjanji pihaknya akan melaksanakan putusan MA yang menyatakan terdakwa Rony dihukum delapan tahun dan denda Rp1,2 miliar.

“Untuk itu, saya sudah memerintahkan kepada Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Surabaya untuk berkoordinasi dengan pihak kepolisian,” katanya.

Selain itu, secara internal Ia juga sudah memerintahkan kepada Kejari Surabaya untuk memantau keberadaan terdakwa Rony.

“Kemarin (22/8), saya sudah perintahkan kepada Kajari Surabaya untuk memburunya dengan berkoordinasi dengan pihak kepolisian,” katanya.

Namun, untuk melaksanakan eksekusi tersebut, Kajari juga harus sudah menerima salinan putusan terlebih dahulu.
Terdakwa kasus narkoba itu sudah dibebaskan PT sejak September 2010, karena hakim PT memutuskan penuntutan jaksa penuntut umum (JPU) tidak dapat diterima dan memerintahkan berkas perkara dikembalikan ke JPU serta memerintahkan terdakwa dikeluarkan dari tahanan.

Namun, putusan PT itu ditolak hakim MA yang diketuai Mansur Kartayasa saat proses kasasi.

Secara terpisah, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Surabaya, Mukri, menyatakan pihaknya sudah menurunkan tim intelijen untuk mencari keberadaan buronan itu sesuai perintah Kajati Jatim.

“Kami sudah membentuk tim dari intelijen untuk melacak keberadaan Rony ini,” katanya.(Ant/G)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *