Berita Lembaga Berita Nasional Kebijakan Nasional Riset

Peneliti: NAPZA Mulai Digunakan Sejak Anak Usia Remaja

Semarang – Penggunaan narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya (napza) ternyata dimulai sejak anak usia remaja. Dimasa ini para remaja melakukannya dengan coba-coba karena didorong rasa ingin tahu yang cukup tinggi.

Upaya coba-coba ini justru dimulai dari remaja yang memiliki teman di luar lingkungan sekolah mereka.

“Jadi jika ada remaja yang lebih banyak main dengan teman-teman di luar sekolah mereka, sebaiknya orang tua harus memberikan perhatian lebih,” ungkap Yudhy Dharmawan saat ditemui NapzaIndonesia.com di Semarang, Selasa (10/4).

Menurut Yudhi, hasil penelitian yang Ia lakukan di Semarang antara tahun 2006, 2009 dan 2011 lalu, menemukan bahwa penggunaan napza di kalangan pelajar dan mahasiswa justru dimulai di rumah teman di luar lingkungan sekolah mereka.

“Dalam penelitian ini kami menemukan fakta bahwa penggunaan napza justru dimulai dari rumah teman yang bukan teman sekolah mereka,” imbuh peneliti kesehatan masyarakat, Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah ini.

Napza lebih banyak digunakan di luar rumah. Selain itu alasan para remaja menggunakan napza karena ingin lari dari berbagai masalah, baik itu masalah di rumah, sekolah, maupun lingkungan sekitar mereka.

Dalam penelitian ini ditemukan pula bahwa usia pertama kali menggunakan napza berkisar antara umur 10 tahun hingga 20 tahun.

Adapun napza yang paling banyak dicoba untuk digunakan para remaja ini antara lain ganja, ekstasi, obat-obatan analgetik seperti dextro dan lain lain.(Gen)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *