HIV/AIDS Kegiatan Peristiwa

Pemutaran Film Tentang Dampak Buruk Pemenjaraan Pada HAS 2011

Semarang – Dalam mempringati Hari AIDS Sedunia (HAS) tahun ini, pada Kamis (1/12) komunitas pengguna NAPZA di Semarang, PERFORMA bersama dengan mahasiswa kampus Universitas Dian Nuswantoro (UDINUS) menyelenggarakan diskusi terbuka.

Diskusi yang diikuti oleh mahasiswa UDINUS dari berbagai unit kegiatan mahasiswa dan anggota PERFORMA ini mengusung tema HIV dan Dampak Buruk Pemenjaraan bagi pecandu narkotika. Dalam diskusi ini, diputar film dokumenter tentang dampak buruk pemenjaraan bagi pecandu narkotika yang diproduksi bersama oleh PERFORMA dan Serumpun Padi Production.

Arifiyanto Abdul Fani, sebagai salah satu narasumber dari PERFORMA menyampaikan paparan tentang informasi dasar mengenai HIV dan AIDS, kasus infeksi HIV pada pengguna NAPZA sampai pada masalah kesehatan yang dihadapi oleh pengguna NAPZA yang berada didalam penjara.

“Pada kenyataannya, penangkapan dan pemenjaraan terhadap pengguna NAPZA secara tidak langsung menutup akses akan layanan kesehatan, terutama bagi mereka yang terinfeksi HIV,” ujar Arif saat diskusi berlangsung.

Lebih lanjut Arif menjelaskan bahwa saat pengguna NAPZA ditangkap, akses pengobatan dan rawatan HIV yang seharusnya dijalankan menjadi terputus. Dan ketika harus menjalani masa hukuman di penjara, pengobatan dan rawatan bagi mereka yang terinfeksi HIV seringkali sudah terlambat.

“Seperti terdokumentasi dalam film ini, bagi kawan-kawan di dalam penjara yang terinfeksi HIV memang dirujuk ke rumah sakit pemerintah. Namun seringkali itu sudah terlambat karena infeksi yang dialami sudah pada stadium akhir dan akhirnya berujung pada kematian,” imbuhnya.

Film berdurasi 10 menit ini berisi tentang pengguna NAPZA yang mengalami buruknya akses kesehatan untuk orang terinfeksi HIV di Lapas. (IH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *