Advokasi Berita Nasional Kebijakan Daerah

Pemkot Sukabumi Tolak Legalisasi Ganja

Pemkot Sukabumi

Sukabumi – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, Jawa Barat, dengan tegas menolak desakan komunitas Lingkar Ganja Nusantara (LGN) agar ganja dilegalkan untuk kepentingan medis.

“Kami menolak keras ganja dilegalkan dan tidak ada alasan bagi siapapun ganja bisa dilegalkan dengan tujuan medis,” tegas Walikota Sukabumi, Muslikh Abdussyukur usai membuka pendidikan dana pelatihan Da’i Kamtibmas di Gedung Islamic Centre Kota Sukabumi, Rabu (11/5).

Muslikh menjelaskan, legalisasi ganja akan membuat banyak warga terjerumus kepada kemaksiatan, karena secara psikis ganja sangat berbahaya dan penggunanya bisa berbuat nekat atau kriminal.

“Perkembangan dunia medis sudah begitu maju, dan alasan ganja merupakan medis seperti tidak ada obat lain lagi saja,” katanya.(Ant/Gen)

3 thoughts on “Pemkot Sukabumi Tolak Legalisasi Ganja”

  1. NAUZUBILLAH SUMA NAUZUBILLAH
    YA ALLOH JANGAN DULU TURUNKAN AZAB, SMG HAMBAMU YANG HILAF INI DIBERI PETUNJUK AMIN

  2. Muslikh menjelaskan, legalisasi ganja akan membuat banyak warga terjerumus kepada kemaksiatan, karena secara psikis ganja sangat berbahaya dan penggunaanya bisa berbuat nekat atau kriminal.

    ..maksiat? tanpa ganja juga udah ada deh. cek aja alun-alun sama rel kereta atau pinggir-pinggir jalan sekitar Sukabumi, di bawah umur juga ada! murah lagi!

    ..nekat, kriminal??? boleh tanya ke belanda yang udh meregulasinya.

    nb:semoga saya salah.

  3. Kemaksiatan? bikin nekat dan kriminal?? booohooooo! masa iya pak?! Ingat, ganja bukan seperti obat2an terlarang lainnya! dan memang obat laen yang berefek samping memang banyak, dan mahal pula.. ga ada yg seperti ganja. mikirnya jgn sebatas daun kelor doank donk pak, seputar agama, n kriminal.. buktikan dulu.. gimana hubungannya dengan perekonomian, industri, dan sosialisasi dlm masyarakat?! toh positif semua.. menolak dengan tegas tanpa mikir ulang karena hal2 yang ga pasti.. huh, bikin emosi!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *