Berita Hukum Peristiwa

Pemilik 45 Kg Shabu-shabu Jaringan Narkoba Malaysia Divonis Mati

Jakarta – Setelah lama tak terdengar vonis mati untuk kasus narkotika, Pengadilan Negeri (PN) Kalianda, Lampung Selatan, menjatuhkan vonis hukuman mati kepada terdakwa pemilik shabu-shabu seberat 45 kg yang seorang warga negara Malaysia, Leong Kim Pang alias Away (45), yang langsung menyatakan banding atas vonis itu.

“Ini vonispertama sejak PN Kalianda berdiri 1982 lalu. Secara pribadi, slaku Hakim, ini vonis pertama yang saya putus,” kata Kepala Humas PN Kalianda, Afit Rufiadi, seprti yang deritakan detik.com, Rabu (18/7).

Away disergap di kediamannya setelah polisi berhasil menangkap kurir shabu-shabu 45 kg terlebih dulu, Andy Yam. Di ApartemenCentral Park lantai 18 no 1, Jakarta Barat, pada 11 Oktober 2011.

“Seiring waktu, masalah yang dihadapi PN Kalianda semakin banyak dankualitas perkara juga semakin rumit. Dulu kami paling banter menjatuhkan hukuman seumur hidup, sesuai kadar perkara,” ujar Afit.

Sebelumnya Away sukses mengedarkan 50 kg shabu-shabu di Jakarta dan Kota-kota sekitarnya, dengan keuntungan miliaran rupiah.

Dan shabu-shabu seberat 45 kg ini sebenarnya adalah paket kedua, tapi sebelum sempat mengedarkan shabu itu, Away tertangkap terlebih dulu.

Away mengaku diperintah oleh gembong narkoba asal Malaysia, Hengky, yang tinggal di Jalan Bambu Kuning 02 no 99, Pekanbaru, Riau, yang melarikan diri saat akan ditangkap.

Polisi kini juga masih mencari A Hok, Ah Bun, dan A Cep, yang semuanya warga negara Malaysia.

Away sempat membuat geger di PN Kalianda saat akan menjalani sidang, dengan agenda tuntutan awal Juli 2012.

Usai turun dari mobil kejaksaan, Away yang tidak diborgol, kabur dengan dibantu mantyan tahanan Lapas Kalianda dengan sepeda motor.

Namun setelah aksi kejar-kejaran antara Away dan aparat selama 30 menit, Away baru bisa ditangkap lagi.  (kos)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *