Berita Nasional

Pemerintah Klaim Bebaskan 37 WNI Kasus Narkotika Dari Hukuman Mati

Jakarta – Humphrey Djemat, Juru Bicara dan Koordinator Advokasi Hukum dan Bantuan Litigasi, Satgas Penanganan Kasus WNI/TKI di Luar Negeri Yang Terancam Hukuman Mati, pada Jumat (1/6) menyatakan bahwa Pemerintah RI berhasil membebaskan 72 WNI dari hukuman mati.

“Jadi, tudingan yang menyatakan bahwa tidak ada WNI/TKI yang berhasil dibebaskan pemerintah berdasarkan upaya diplomasi adalah sangat tidak berdasar dan tidak benar,” ujarnya seperti diberitakan Detikcom.

Ia menambahkan, upaya diplomatis yang dilakukan oleh Presiden SBY termasuk dalam salah satu cara dilakukan pemerintah terkait keringanan hukuman bagi WNI/TKI yang divonis mati di luar negeri.

Sejumlah 37 dari 72 WNI/TKI yang dibebaskan dari hukuman mati ini adalah terpidana kasus narkotika. WNI/TKI yang terlibat kasus narkotika paling banyak di China yaitu 22 orang, Iran 2 orang dan Malaysia 13 orang.

Salah satu WNI yang terbebas dari hukuman mati adalah Kamis Santosa alias Tong Cok Sing, pemilik pabrik shabu yang menjadi buron Interpol.

Sebelumnya, tahun 2009 Kamir dibebaskan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cipinang , dan kemudian keberadaannya tidak diketahui. (Kos/IH)