Peristiwa

Pemberkatan Pernikahan Martin Eric ‘Bali Nine’ di Gereja Lapas

Martin Eric Stephen

Denpasar – Salah satu anggota kelompok ‘Bali Nine‘, Martin Eric Stephen, hari ini (11/4) menikah dengan seorang wanita asal Semarang, Jawa Tengah, Christine Winarni Puspayanti di gereja Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan, Denpasar.

Martin adalah salah satu terpidana seumur hidup yang pada tahun 2005 lalu ditangkap petugas Bea Cukai Bandara Ngurah Rai Bali, karena menyelundupkan 8,9 kg heroin dari Australia ke Bali. Bersama Martin pada saat itu, ditangkap pula delapan orang lainnya dan kemudian mereka disebut kelompok ‘Bali Nine’.

Pemberkatan pernikahan Martin-Christine berlangsung di hadapan pendeta Thomson pada pukul 10.00 WITA. Kepala Lapas Kerobokan Denpasar, Siswanto, menyampaikan bahwa tidak ada larangan untuk menikah di dalan lapas selama persyaratan sesuai Undang-Undang No.1 Tahun 1974 tentang pernikahan dipenuhi.

Pemberkatan pernikahan di gereja ini dilanjutkan dengan acara resepsi. Keduanya mengenakan kostum adat Jawa, didampingi oleh kedua orang tua mereka. Pihak keluarga Martin sempat meminta supaya acara ini tidak diekspos oleh media internasional.

“Ijin pernikahan ini sudah diberikan oleh Kakanwil Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia Bali. Hak untuk menikah tertulis dalam Undang-Undang No.14 Tahun 1995 tentang hak keperdataan, maka dari itu, kami memberikan ijin dan memfasilitasi mereka,” ujar Siswanto dalam sambutannya di acara resepsi.

Acara pernikahan Martin-Christine ini juga dihadiri oleh Scott Anthony Rush, rekan Martin yang divonis pidana mati untuk kasus yang sama. Resepsi pernikahan ini juga mengundang perhatian para tahanan dan warga binaan lainnya di Lapas Kerobokan. (IH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *