Advokasi Berita Lembaga

Pemberdayaan Penasun dan ODHA Menjadi Wirausaha Mandiri

Red Ribbon

Semarang -Sebanyak tujuh orang pengguna NAPZA suntik (penasun), Kamis (14/4) siang mendapatkan pengetahuan mengenai kewirausahaan mandiri.

Ketujuh penasun ini merupakan bagian dari 50 Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) di Semarang, Jawa Tengah yang tergabung dalam Kelompok Dukungan Sebaya (KDS).

Kegiatan yang berlangsung selama sebulan sekali ini, diadakan di rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr. Kariadi, Semarang. Para peserta diskusi KDS ini tidak hanya datang dari Semarang saja melainkan juga dari Ambarawa dan Salatiga.

“Saya sangat senang dengan kegiatan ini, apalagi kegiatan diskusi ini selalu mengambil tema yang berbeda setiap bulannya,” ungkap Tika (bukan nama sebenarnya-red) salah seorang peserta KDS dari Ambarawa saat ditemui NapzaIndonesia.com di sela-sela pertemuan.

Dalam pertemuan ini para peserta diajak untuk bisa berwirausaha secara mandiri.

“Bahwa pada dasarya dengan kemauan dan tekat yang kuatlah untuk bisa menjadi seorang yang mandiri dan sukses,” terang dr. Budi Laksono, salah seorang pembina ODHA di Semarang.

Dalam pertemuan ini Budi Laksono juga mengajak para peserta KDS untuk tetap bersemangat dalam menjalani hidup.

Sementara dari jenis usaha yang ditawarkan, sangat banyak dan bervariasi, seperti aneka olahan makanan ringan, serta beberapa produk kerajinan tangan.(AM/Gen)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *