Berita Internasional

PBB: Pecandu Narkotika Naik

New York – PBB mengatakan, penggunaan narkotika, psikotropika dan zat adiktif (NAPZA) di seluruh dunia terus tumbuh, dengan sekitar 200 juta orang menggunakan narkotika setiap tahun.

Kepala pemberantasan narkotika PBB Antonio Maria Costa menggambarkan, perdagangan narkotika itu bagaikan monster, yang bernilai lebih dari 300 miliar dollar atau lebih besar dari ekonomi beberapa negara.

Costa mengatakan hal itu pada peluncuran laporan narkotika dunia yang menyebutkan pengguna narkotika di dunia tumbuh 8 persen dalam satu tahun.

Laporan tahunan PBB menyatakan nilai perdagangan obat gelap di dunia untuk tahun 2003 diperkirakan mencapai tiga belas miliar dolar pada tingkat produksi.

Nilai pada tingkat pedagang grosir diperkirakan mencapai sembilan puluh empat miliar dolar dan tiga ratus dua puluh dua miliar dolar pada tingkat eceran.

Laporan itu menyebutkan terdapat kecenderungan jangka panjang tentang peningkatan produksi opium di Afghanistan, yang dipicu oleh penurunan tajam di Birma dan Laos.

Tanda positif

Menurut laporan PBB terdapat tanda-tanda positif di Afghanistan. Tahun 2005 ini, luas area yang digunakan untuk menanam bunga opium telah berkurang dibandingkan jumlah terbesar tahun 2004. Namun laporan itu juga menyebutkan belum jelas apakah hal ini akan berpengaruh pada panen opium tahun ini.

Laporan itu menyebutkan produksi kokain di Bolivia dan Peru meningkat. Penyalahgunaan kokain menurun di Amerika utara, tetapi justru meningkat di Eropa.

Laporan tahunan PBB mengatakan diperkirakan terdapat empat belas juta pengguna kokain di seluruh dunia, dua pertiga diantaranya berada di negara-negara Amerika.

Sekitar enam belas juta menggunakan obat perangsang tidur atau penahan sakit yang mengandung candu, lebih dari sepuluh juta lima ratus di antaranya menyalahgunakan heroin.

Laporan mengatakan kanabis adalah obat jalanan yang paling umum digunakan di seluruh dunia, yang diperkirakan dikonsumsi oleh sekitar seratus enam puluh satu juta orang.(BBC/Gen)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *