Peristiwa

Pastikan Warganya Tertangkap, Pihak Konsulat Australia Datangi Mapolda Bali

bend OZDenpasar – Tertangkapnya Robert Paul Mcjannett membuat pihak Konsulat Jenderal Australia di Bali kelimpungan. Pihak Konsulat Jenderal Australia di Bali sudah datang ke Mapolda Bali untuk menemui Robert.

Menurut Direktur Narkotika Polda Bali, Komisaris Besar Kokot Indarto kedatangan pihak Konjen Australia ini hendak memastikan bahwa pelaku benar-benar warga Australia.

“Australia melindungi warga negaranya dengan cukup bagus. Jadi mereka langsung merespon untuk memastikan bahwa itu benar-benar warganya,” ujarnya kepada NapzaIndonesia.com, Selasa (29/12) siang.

Dalam proses pemeriksaan tersangka pelaku membantah telah membawa ganja tersebut di dalam tasnya. Pelaku bahkan menuding aparat menjebaknya dengan memasukkan barang tersebut ke dalam tasnya. Ia juga mengelak dengan alasan bisa saja dijebak oleh rekan bisnisnya.

Meski demikian, penolakan itu menurut Kokot sama sekali tidak berdasar.

“Dalam ilmu logika hukum, dia bisa saja menolak. Tapi aparat kita menangkap secara fakta,” tegasnya.

Penolakan yang dilakukan pelaku justru dinilai akan dapat memberatkan hukuman.

“Penolakan itu malah bisa memberatkan,” tandasnya.

Robert Paul Mcjannet, ditangkap di Bandara Ngurah Rai pada Senin (28/12) malam, setelah tiba dari Perth dengan menggunakan pesawat Virgin Blue dengan nomor penerbangan TJ4172 pukul 23.30 WITA.

Dari hasil pemindaian terhadap barang bawaan tersangka, petugas Bea dan Cukai Bandara Ngurah Rai menemukan ganja dengan berat brutto 2 gram.

Adapun ganja ini dibungkus dengan rapi dan dilapisi aluminium foil agar tidak mudah terdeteksi. Sayangnya impian Robert untuk menikmati ganja kesukaannya di malam tahun baru kandas begitu saja, setelah ulahnya terendus petugas.(Erv)