Berita Internasional

Overdosis Napza Sintetis 2C-E: Seorang Remaja Meninggal, Sepuluh Dirawat Di RS

Chicago, NapzaIndonesia.com – Di tengah usaha pemerintah AS untuk menghentikan penggunaan napza sintetis ilegal, sekelompok remaja yang menggelar pesta musim semi di pinggiran Minneapolis mengalami overdosis setelah menggunakan napza jenis 2C-E.

Seorang remaja dilaporkan meninggal dunia, demikian pernyataan pejabat berwenang pada Sabtu (19/3) pada Reuters.

Sepuluh remaja lainnya dirawat di rumah sakit, dan Timoty Richard Lamere (21) dari Blaine, Minnesota nampaknya akan menghadapi tuntutan pembunuhan karena menyediakan napza halusinogenik 2C-E, demikian pernyataan Larry Johnson, Detektif Polisi Anoka County, Minnesota.

Para pejabat Minnesota telah mengusahakan agar prekursor napza tersebut dilarang digunakan dalam napza sintetis secara umum, berdasarkan peraturan yang diberlakukan Gedung Putih bulan lalu.

Dua hari lalu, Charles Grassley Senator Iowa dari Partai Republik mengusulkan pelarangan penggunaan bahan-bahan kimia prekursor napza sintetis untuk membuat Spice dan ganja sintetis K2.

Pada pesta di Minnesota itu, Trevor Robinson (19), ayah dari seorang bayi berumur lima bulan, meninggal dunia karena overdosis dan 10 remaja lainnya yang berusia sekitar 16-22 tahun dirawat di rumah sakit, demikian keterangan Johnson.

Richard Lamere terancam akan dikenai pasal pembunuhan tingkat tiga pada Senin (21/3), Johnson menambahkan. Seluruh remaja yang dirawat di rumah sakit telah membaik dan diperbolehkan pulang,(Sumber: Reuters / YS)