Berita Internasional

Otoritas Bandara Phuket Tangkap 2 Orang Penyelundup 6Kg Kokain

Lempeng Kokain Hitam

Phuket – Petugas keamanan bandara internasional Phuket, Thailand, dalam dua hari terakhir berhasil menangkap dua orang penyelundup kokain bernilai 30 juta bath atau sekitar 8 Milyar rupiah.

Kedua orang ini adalah Peter Balmer (47) tahun, laki-laki berkebangsaan Swiss dan seorang lainnya adalah perempuan warga negara Thailand bernama Pimpisa “Ja” Piangyotha (39), keduanya ditangkap secara terpisah.

Menurut pihak kepolisian kota Phuket, Peter Balmer (47) ditangkap pada Senin (9/5) setelah berupaya menyelundupkan 4 kg kokain yang telah dicampur dengan bahan tertentu hingga berbentuk lempengan hitam, guna menghindari deteksi.

Sementara penangkapan kedua, terjadi pada Selasa (10/5) malam sekitar pukul 23.00 waktu setempat, dimana petugas berhasil menangkap Pimpisa “Ja” Piangyotha (39) warga  Sa Kaeo, Thailand yang kedapatan membawa dua kilogram kokain murni di dalam koper setelah tiba dengan menggunakan penerbangan dari Bangkok.

Kepala Polisi Kota Phuket, Letkol Prawit Engchuan, mengatakan bahwa sebelum penangkapan ini pihaknya telah mendapatkan informasi bahwa akan ada pengiriman narkotika dalam jumlah besar dari Amerika Selatan menuju Phuket.

“Kami kemudian berkoordinasi dengan imigrasi bandara, petugas bea cukai, dan Kepolisian Thachatchai, semuanya diperintahkan untuk waspada,” katanya kepada phuketgazette.

Sementara Komandan Polisi Provinsi Phuket, Pekad Tantipong mengatakan bahwa kedua tersangka diduga merupakan bagian dari jaringan kartel narkotika yang sama. Namun tuduhan ini ditepis kedua tersangka dengan mengatakan mereka belum pernah bertemu sebelumnya.

Kepada polisi Balmer mengatakan bahwa dirinya tidak mengetahui jika lempengan hitam yang dibawanya itu adalah kokain.

Balmer tiba di Bandara Phuket pada Senin pukul 04.00 pagi waktu setempat. Setelah melewati imigrasi dan pengumpulan bagasi. Petugas Bea Cukai memeriksa bagasi dengan sebuah alat pemindai, dan mencurigai dua lembaran hitam, masing-masing seberat 2 kilogram.

Balmer mengakui bahwa untuk menjadi kurir ia dibayar 200.000 baht atau berkisar 51 juta rupiah, untuk membawa koper dari Bandara Santa Cruz, Bolivia menuju Thailand. Balmer mengatakan bahwa ia disarankan untuk terbang dari Santa Cruz ke ibukota Bolivia La Paz, kemudian menuju ke Phuket melalui Sao Paolo, Dubai dan Kuala Lampur.

Sementara Pimpisa mengaku bahwa dirinya tidak mengetahui jika tas hitam titipan seseorang di Brasil untuk salah satu rekannya di Bangkok tersebut berisikan kokain.

Atas upaya penyelundupan ini, keduanya diancam dengan hukuman mati karena berupaya menyelundupkan narkotika golongan II memasuki Thailand.(PG/Gen)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *