Berita Nasional Peristiwa

Operasi Silindar Polda Jateng Ungkap 54 Kasus Narkoba

Polda Jateng

Semarang –  Pada 12 Maret sampai dengan 5 April 2011, Jajaran Polda Jawa Tengah menggelar operasi “Sindikat Lintas Bandar (Silindar) I Candi 2011”. Operasi selama 25 hari ini, menetapkan 69 orang sebagai tersangka karena kedapatan mengkonsumsi narkoba. Sebagian besar tesangka tergolong dalam usia produktif, antara 20 hingga 30 tahun.

Direktur Reserse Narkoba (Dir Res Narkoba) Polda Jawa Tengah Kombes Pol Amrin Remico, mengatakan bahwa total kasus yang diungkap sebanyak 54 kasus narkoba di wilayah Jawa Tengah. Barang bukti yang diamankan yakni 38,45 gram shabu, 48,013 gram ganja, 1,193 gram heroin, 20 butir pil ekstasi, 105 butir pil trihex, dan 2133 butir pil dextro.

“Barang bukti ini dari hasil Operasi Silindar  yang dilakukan serentak di 35 Polres dan Polresta di jajaran Polda Jawa Tengah selama 12 Maret-5 April. Jumlah ini belum termasuk  kasus narkoba lain yang diungkap di luar Operasi Silindar, yang  jumlahnya  pun cukup banyak,” ujar Amrin, Senin (11/4).

Dia menambahkan, sejumlah kota yang menjadi lokasi peredaran oleh para bandar narkoba diantaranya, Solo, Semarang , Banyumas, Pekalongan, Cilacap, serta Purwokerto.

“Yang mengagetkan, peredaran narkoba sudah merambah kota-kota kecil seperti Demak, Kudus, dan beberapa kabupaten penyangga Ibu Kota Jateng,” tambah Amrin.

Ketua DPD Gerakan Antinarkotika (Granat) Jateng, Helly Sulistianto menambahkan, peredaran narkoba saat ini tidak hanya di kalangan mahasiswa dan pelajar, namun telah merambah di kalangan pejabat.

“Semarang, Solo, dan Purwokerto merupakan titik pusat peredaran narkoba. Namun, transaksi dilakukan di kota-kota pinggiran,” ujarnya Helly. (WJ/Akh/IH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *