Opini

Norm Stamper: Ganja Akan Segera Dilegalkan di California

Penulis: Norm Stamper*

Para pembela perang terhadap napza di Amerika Serikat yang dipimpin oleh para mantan dan Kepala Drug Enforcement Agency (DEA) yang masih aktif, serta para pimpinan badan narkotika lainnya sedang berjuang mati-matian untuk mencegah para pemilik suara di negara bagian California untuk memilih opsi setuju pada Proposition 19 untuk menerapkan pajak pada penggunaan ganja. Kampanye ini juga didukung oleh para politisi dan editor media yang berfikiran sempit.
Proposition 19 bermaksud menerapkan regulasi, dengan cara mengontrol dan memberlakukan pajak pada penggunaan ganja.

Alasan dibalik ketidaksetujuan mereka pada Proposition 19  didasari oleh pendapat bahwa ganja adalah pintu masuk penggunaan segala jenis napza.

Bila Proposition19 memenangkan suara pemilih California, maka penegak hukum tidak dapat lagi mendeteksi atau menahan orang yang menggunakan ganja. Para pegawai tidak akan lagi menerima peringatan atau dipecat oleh atasan mereka. Para penegak hukum menyadari Proposition 19 akan berlaku bila para pemilih terdidik dan berusia muda mendukungnya.

Tetapi, mengapa para penentang Proposition 19 sangat berambisi mengalahkan pengambilan suara menuju reformasi kebijakan napza ini?

Ada dua jawaban, yaitu uang dan identitas.

Perang terhadap napza, terutama pelarangan terhadap kepemilikan sejumlah kecil ganja, ternyata berbiaya sangat mahal. Miliaran dolar uang para pembayar pajak telah ‘diinvestasikan’ setiap tahun pada perang tersebut.

Biaya besar itu dibutuhkan saat pemerintah federal dan negara bagian AS, kepolisian negara bagian, pengadilan dan lembaga pemasyarakatan terlibat dalam investigasi, penahanan, penuntutan, dan di beberapa wilayah hukum memenjarakan rakyat Amerika untuk kepemilikan sejumlah kecil ganja. Belum lagi biaya tes laboratorium, keterlibatan petugas dalam hukuman percobaan. Dari sini mungkin akan terlihat betapa sistem peradilan kriminal sangat tergantung pada dana-dana yang dialokasikan untuk pelarangan ganja.

Aspek-aspek paling mengerikan dan tersembunyi dari pelarangan napza adalah meluasnya privatisasi sistem penjara di AS. Perusahaan swasta menggapai keuntungan besar dari tiap penghuni lembaga pemasyarakatan.

Bila anda dibesarkan dalam lingkungan sistem peradilan kriminal, anda akan sangat terbiasa mendengar genderang perang terhadap napza. Adalah satu kesempatan yang bagus bagi saya untuk berkarir sebagai pembela perang terhadap napza. Saya pernah berada disitu dan disitulah identitas diri saya.

Bagi sebagian penegak hukum, memenangkan perang terhadap ganja adalah sebuah pembuktian ego. Ini menjelaskan mengapa para penentang Proposition 19 sangat terpengaruh secara moral dalam kampanye ini.

Sebuah argumen saintifik dapat saja menjadi sangat lemah melawan sesuatu yang telah menjadi identitas utama. Bila saja para praktisi peradilan kriminal California dapat mengalokasikan uang masyarakat, waktu, imajinasi,dan ego mereka untuk mengakhiri masalah-masalah lain seperti kekerasan domestik, kekerasan pada anak, pengemudi mabuk, kejahatan di jalanan, maka semuanya akan sangat berarti. Untuk mendukung sebuah sistem peradilan kriminal yang lebih baik maka Law Enforcement Against Prohibition (LEAP) yang beranggotakan ribuan orang mendukung Proposition 19 secara antusias.

Menurut saya, Proposisi 19 akan menang. Ganja akan dilegalkan di California. Minggu ini akan menentukan apakah hal ini akan terjadi. Demi kepentingan kesehatan dan keamanan publik, hak asasi manusia, kebebasan personal, dan ‘sound fiscal policy‘, sangat masuk akal bila perubahan terjadi Selasa yang akan datang, bukan pada pemungutan suara berikutnya. (hufft/Yvonne Sibuea)

  • Norm Stamper adalah pensiunan Kepala Polisi di Negara Bagian Seattle-AS, bertugas selama 34 tahun. Sekarang adalah salah seorang  juru bicara Law Enforcement Against Prohibition (LEAP). Ia menulis buku berjudul ” Breaking Rank: A Top Cop’s Expose of The Dark Sides of American Policing“.