Berita Internasional Kebijakan Mancanegara

Napza Legal Jenis Baru Banjiri Inggris Setelah Kontroversi Meow Meow

London, NapzaIndonesia.com – Tiap tahun Inggris dibanjiri oleh lusinan jenis napza legal yang berpotensi mematikan, demikian peringatan para ahli Minggu malam (16/1).

40 jenis napza jenis baru ditemukan tahun lalu, tetapi polisi tidak berdaya menghentikan penjualan  karena jenis-jenis napza tersebut tidak termasuk dalam daftar napza yang dilarang.

Para ahli mengatakan, konsumen membahayakan diri sendiri dengan mengkonsumsi napza yang dibeli via internet tanpa mengetahui dampak yang sebenarnya.

Jumlah napza legal yang muncul di Inggris meningkat dari 13 pada 2008, menjadi 28 pada 2009 dan 40 pada 2010, menurut sumber-sumber European Drug Monitoring Centre.

Para menteri yang berkaitan dengan kebijakan napza telah mengajukan perbaikan UU Napza untuk menghentikan para ahli kimia tak bertanggungjawab yang terus menerus memproduksi jenis-jenis napza baru yang belum dilarang.

Peraturan baru tersebut akan melarang peredaran napza baru, sesaat setelah napza tersebut beredar di jalanan. Rancangan tersebut dibuat oleh para instansi berwenang setelah timbulnya kontroversi seputar mephedrone atau meow meow.

Laboratorium liar dituduh memproduksi meow meow dan mengedarkannya di jalanan. Meow meow telah dikaitkan dengan sejumlah kematian penggunanya di Inggris. Faktanya,  berbagai jenis napza baru diciptakan di laboratorium liar di China begitu napza tersebut dilarang di Inggris.

Napza keluaran laboratorium liar tersebut didesain untuk menyamai efek napza kelas A seperti kokain dan ekstasi, sementara senyawa kimia penyusunnya berbeda dari aslinya, sehingga dapat lolos dari pelarangan.

Beberapa bulan terakhir, para peneliti Inggris menemukan bentuk baru crystal meth (shabu) dan substitusi untuk ketamin, yaitu sejenis obat penenang untuk kuda yang mampu menimbulkan halusinasi.

Substansi baru lainnya dinamai A3A, berbentuk bubuk mirip mephedrone yang dapat menimbulkan serangan panik, percepatan detak jantung, bahkan psikosis.

John Ramsey, ahli toksik dari St. George’s University of London Hospital, meneliti substansi-substansi yang dijual via internet, serta jenis-jenis lainnya yang dijual di klub-klub malam. Ia memperingatkan bahwa jenis-jenis napza baru tersebut memiliki potensi mematikan serta mengakibatkan risiko kesehatan jangka panjang. “Kita tidak tahu berapa lama efek tersebut berlangsung, berapa kuat potensinya, berapa dosis yang tepat, dan seberapa beracun substansi-substansi tersebut.”

Ken Checinski, Direktur Medis pada sebuah rumah rehabilitasi menyatakan, “Ada asumsi, bila suatu substansi dilegalkan pasti aman. Ini tidak benar.”

Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Inggris menyatakan, “Peraturan baru yang akan disahkan nanti, memungkinan polisi menyita substansi-substansi yang mencurigakan, serta memungkinkan petugas perbatasan Inggris menyita napza yang dikirimkan dari luar Inggris.”(dm/ys)