Berita Selebriti

Mitch Winehouse: Amy Meninggal Dalam Proses Detoksifikasi Alkohol

New York – Ayah almarhumah penyanyi Jazz Amy Winehouse menyatakan bahwa anak perempuannya sedang berusaha melawan adiksi alkohol, bukan napza lainnya, sesaat sebelum kematiannya. Mitch Winehouse menegaskan bahwa Amy telah 3 tahun berhenti menggunakan napza ilegal sebelum akhirnya meninggal pada Juli 2011.

Amy mencoba mengalihkan adiksi napza dengan berolahraga dan berbelanja, ungkap Mitch pada Newsbeat. Kemudian Amy juga beralih pada alkohol, sayangnya penggunaan alkohol tidak mudah untuk dihentikan.

Mitch Winehouse berbicara pada peluncuran Yayasan Amy Winehouse, Amy Winehouse Foundation pada Rabu (14/9) yang seharusnya merupakan ulang tahun Amy ke 28. Yayasan ini ditargetkan untuk membantu anak-anak cacat dan para dewasa muda.

Mitch bersikeras, tak satupun dari keluarga, kawan atau dokter yang bisa memprediksi kematian Amy. “Tak seorangpun mampu melihat apa yang bakal terjadi di masa yang akan datang,” ungkap Mitch. Keluarga dan manajemen musik Amy telah melalukan apapun yang mereka mampu untuk menolong Amy menuju pemulihan. “Sayangnya dalam banyak kasus adiksi, satu masalah adiksi ditutup oleh adiksi lainnya,” Mitch menambahkan.

Hasil pemeriksaan toksikologi yang dirilis bulan lalu mengungkap fakta bahwa tidak ada substansi ilegal dalam tubuh Amy saat kematiannya.Keluarga Amy menyatakan, dalam pemeriksaan ditemukan adanya alkohol, tetapi alkohol belum bisa dipastikan sebagai penyebab kematian Amy.

Mitch meyakini, Amy meninggal karena upayanya melakukan detoksifikasi alkohol. Mitch memperkirakan tubuh Amy bereaksi keras terhadap Librium, sebuah obat resep dokter yang digunakan Amy untuk melawan rasa panik dan gejala-gejala putus obat.

Librium juga ditemukan dalam tubuh Amy pada saat kematiannya 23 Juli lalu.(YS)