Hukum

Miliki Shabu, Politisi Demokrat Divonis 4 Tahun Penjara

Palu Sidang (ilustrasi)

Jepara – Pengadilan Negeri Jepara, Jawa Tengah, Selasa (27/11) menjatuhkan hukuman empat tahun penjara kepada Aklis Junaidi, Anggota DPRD Kabupaten Jepara, pada sidang kasus kepemilikan shabu-shabu.

Majelis Hakim PN Jepara diketuai Rohendi mengatakan bahwa terdakwa secara sah dan meyakinkan terbukti melakukan tindak pidana narkotika seperti yang ditulis dalam Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang nomor 34/2009 tentang Narkotika.

Selain divonis empat tahun pidana, wakil rakyat dari Partai Demokrat tersebut juga didenda sebesar Rp900 juta subsider enam bulan kurungan.

Putusan ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sunarno yang pada persidangan sebelumnya menuntut terdakwa dipidana penjara selama lima tahun.

Atas putusan tersebut baik terdakwa dan penasehat hukumnya, Mursito akhirnya menyatakan banding. Mursito mengakui keinginan banding sudah menjadi tekad kliennya, karena awalnya dirinya akan menyatakan pikir-pikir terlebih dulu.

Sebelumnya Aklis pada 16 Juni 2012 diwarnai dengan aksi kejar-kejaran menggunakan sepeda motor dan sempat terjadi tabrakan antara sepeda motor yang dikendarai Aklis dengan polisi yang berusaha menangkapnya di Desa Lebuawu, Kecamatan Pecangaan, Jepara.

Setelah ditangkap, kendati hasil tes urinenya negatif, Aklis langsung ditetapkan menjadi tersangka dan dilakukan penahanan.(Tra)