Berita Berita Internasional Berita Selebriti

Michael Douglas Kritik Sistem Pemenjaraan AS pada Ajang Penghargaan Emmy

Michael Douglas
Michael Douglas

Los Angeles – Michael Douglas melempar kritik pedas terhadap sistem pemenjaraan di AS pasca menerima Emmy Awards, Minggu malam (22/9) waktu setempat.

Douglas memenangkan penghargaan sebagai Pemeran Utama Terbaik dalam perannya di mini seri Behind the Candelabra. Dalam ungkapan terima kasihnya di panggung Emmy Awards, sambil bertukar canda dengan Matt Damon, pemeran pendukung di film yang sama, Douglas mengungkapkan harapan agar pemerintah AS memperbolehkan ia menjenguk anaknya Cameron Douglas yang saat ini menjalani hukuman penjara.

Di belakang panggung, Douglas memberi penjelasan, ” Anak saya Cameron berada dalam penjara pemerintah federal. Ia telah lama mengalami ketergantungan NAPZA. Bagian dari hukuman untuk pengguna NAPZA yang kambuh dan kembali menggunakan NAPZA adalah dikurung dalam ‘sel tikus’ selama 2 tahun. Ini juga dialami oleh 500.000 narapidana yang mengalami masalah adiksi. Saya tidak diizinkan menjenguknya selama 2 tahun. Sekarang lebih dari satu tahun telah berlalu. Dan kini saya mempertanyakan sistem pemenjaraan semacam ini.”

Douglas melanjutkan, “Pada awalnya, saya hanya kecewa karena hal ini dialami oleh anak saya. Tapi sekarang, saya telah mencapai satu titik dimana saya sangat kecewa pada sistem. Dan seperti yang anda telah ketahui, Jaksa Agung Eric Holder telah menyerukan perbaikan pada sistem pemenjaraan kita. Saya berfikir, banyak hal harus diperbaiki dalam menangani orang dalam ketergantungan NAPZA. AS merepresentasikan 5% penduduk dunia, sekaligus berkontribusi atas 25% jumlah narapidana global.”

Cameron Douglas kini dipenjarakan di Pennsylvania dimana ia divonis hampir 10 tahun penjara atas kepemilikan NAPZA non kekerasan (instv/YS)