Berita Berita Internasional

Methoxetamine Akan Segera Dilarang di Inggris Menyusul Kematian 2 Korban

Methoxetamine

LondonMethoxetamine, substansi kimia yang sering digunakan sebagai alternatif Ketamin, dilaporkan menjadi penyebab kematian 2 orang di Inggris. Substansi ini terancam untuk segera dilarang oleh pemerintah Inggris.

Methoxetamine atau Mexxy, telah diajukan ke badan penasehat masalah penyalahgunaan NAPZA pemerintah Inggris dalam sebuah wacana untuk melarang peredarannya untuk sementara, demikian keterangan Departemen Dalam Negeri Inggris.

Keputusan ini diambil menyusul ditemukannya 2 mayat di Leicestershire bulan lalu, yang ditengarai mengkonsumsi Methoxetamine sebelum kematiannya. Diduga mereka membeli Methoxetamine lewat internet.

Polisi mengeluarkan peringatan pada masyarakat Inggris untuk tidak mengkonsumsi Mexxy, yang diiklankan dan dijual sebagai alternatif ‘aman’ pengganti NAPZA kelas C, Ketamin. Peringatan dikeluarkan setelah polisi menemukan mayat wanita berusia 59 tahun dan pria berusia 32 tahun di Leicester dan Melton Mowbray pada 11 dan 12 Februari secara berurutan.

The Advisory Council on the Misuse of Drugs (ACMD), Badan Penasehat Masalah Penyalahgunaan NAPZA Inggris telah bekerja selama lebih dari 20 hari untuk memberikan rekomendasi apakah peredaran Mexxy perlu dilarang dibawah perintah pelarangan NAPZA sementara, yang berlaku selama 12 bulan.

Setelah peredaran Mexxy dilarang sementara, ACMD kemudian akan memutuskan apakah Mexxy akhirnya akan dilarang secara permanen.

Menteri Muda Urusan Dalam Negeri Inggris, Lord Henley mengatakan: “Kami telah menyadari bahaya potensial penggunaan Methoxetamine, dan melanjutkan kerja-kerja bersama para ahli NAPZA di ACMD untuk memutuskan langkah terbaik untuk melindungi kesehatan masyarakat.”

“Penting bagi masyarakat yang sedang menggunakan Mexxy, untuk menyadari bahwa sekalipun substansi ini legal, tidak berarti aman untuk dikonsumsi. Mexxy tidak  seharusnya dipandang ‘aman’ sebagai alternatif NAPZA ilegal,”  tegas Henley. (ind/YS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *