Berita Nasional Kegiatan

Menuju Indonesia Bebas Narkoba, Gerakan Mahasiswa Peduli Narkoba Dikukuhkan

Jakarta – Untuk membantu menanggulangi penyalahgunaan narkotika di Indonesia serta membantu negara dan masyarakat dalam menyelesaikan persolan-persoalan dampak negatif narkoba, Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Peduli Nerkotika (PP GMPN) dikukuhkan pada Minggu (25/6) di Jakarta. Acara ini dihadiri oleh 300 orang perwakilan mahasiswa dan pelajar se-Jabotabek, Ketua Dewan Penasehat PP GMPN Melani Leimena Suharli (Wakil Ketua MPR RI), Wakil Ketua Dewan Penasehat PP GMPN Taufik Kurniawan (Wakil Ketua DPR RI)

Nuzran Joher, pendiri dan Sekretaris Dewan Pembina Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Peduli Narkotika (GMPN) saat acara deklarasi dan pelantikan PP GMPN menilai situasi narkoba di Indonesia dalam keadaan darurat.

“Diduga lima juta orang mengkonsumsi narkoba, serta narkoba menjadi penyebaran virus HIV/AIDS  dan diperkirakan sekitar  5.000 jiwa meninggal secara sia-sia setiap tahun akibat narkoba, sehingga Indonesia akan kehilangan generasi,” kata Nuzran seperti diberitakan Antara.

Menurut Nuzran, sindikat kejahatan narkoba internasional sudah menjadikan Indonesia sebagai pasar perdagangan. Sementara pengguna narkoba jumlahnya terus meningkat, Kebijakan Negara tentang Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), diharapkan ikut mewujudkan Indonesia bebas narkoba pada 2015.

Didirikannya GMPN, menurut anggota Komisi IX DPR RI, Hj Indrawati Sukadis yang duduk sebagai Ketua Dewan Pembina, adalah untuk mencegah adanya pengguna baru.(Kos/IH)