Advokasi Berita Lembaga Berita Nasional Kebijakan Nasional

Mensos Resmikan Pusat Rehabilitasi Napza di Malang

Mensos KofifahMalang – Menteri Sosial Republik Indonesia, Khofifah Indar Parawansa, meresmikan Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) dan Pusat Informasi dan Edukasi Napza di Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh, Kota Malang. IPWL dan Pusat Informasi dan Edukasi Napza merupakan program dari Kemensos, sebagai pusat rehabilitasi para pengguna narkoba.

“Dakwah terus menerus dilakukan, tapi kenapa produktifitas narkoba terus meningkat? Itu bisa dilihat dari peta, di mana penyebaran narkoba terbesar kedua se-Indonesia,” katanya Jumat (8/1).

Khofifah menjelaskan keberadaan IPWL dan Pusat Informasi dan Edukasi Napza  menjadi penting, tak hanya bagi pasien rehabilitasi, tetapi juga para pendakwah. Di IPWL ini, dia mengatakan, pendakwah bisa memformat ulang metode dakwah, agar bisa masuk ke lingkungan-lingkungan berpotensi penyalahgunaan narkoba. Dengan begitu diharapkan mereka bisa melakukan upaya pencegahan.

Staf Subbid sertifikasi pekerja sosial dan tenaga kesejahteraan sosial Kemensos, Ronny Khalishadi Suryanegara mengatakan, panti rehabilitasi di Ponpes ini merupakan salah satu IPWL yang didirikan oleh Kemensos. IPWL bertujuan, untuk menjangkau korban Napza dan memberikan pelayanan rehabilitasi sosial serta fasilitas bimbingan lanjut untuk korban yang telah dinyatakan sembuh.

Ponpes Bahrul Maghfiroh menjadi satu-satunya Ponpes di Kota Malang, Jawa Timur, yang mendapat kepercayaan dari Kemensos untuk berkerja sama mendirikan panti rehabilitas. Penanggung jawab pembangunan panti, Ahmad Munif mengatakan bahwa saat ini, proses pembangunan pun sudah mencapai 99 persen.

Gedung berkapasitas 200 orang itu dikerjakan dalam kurun waktu 2,5 bulan. “Sebentar lagi siap pakai dan mampu menampung hingga 60 pasien'” katanya.(Republika)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *