Berita Nasional Kebijakan Nasional

Mensos: 15 Ribu Korban Narkoba akan Direhabilitasi pada 2016

Jakarta – Pemerintah berencana melakukan rehabilitasi besar-besaran bagi korban narkoba pada 2016. Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan, pemerintah menargetkan merehabilitasi sosial korban penyalahguna narkoba 100 ribu orang.

“Tahun ini Kemensos bertugas merehabsos 15 ribu korban penyalahgunaan narkoba,” kata Mensos usai peresmian Gedung Rehabilitasi Napza IPWL (Institusi Penerima Wajib Lapor) di Malang, Jawa Timur, Ahad (10/1).

“Pemerintah menargetkan merehabilitasi sosial 100 ribu korban penyalahgunaan narkoba 2016,” ujarnya.

Sedangkan Kementerian Sosial (Kemensos), mendapat tugas merehabilitasi sosial  (merehabsos) 15 ribu orang pada 2016, dimana sebelumnya pada 2015 Kemensos telah merehabsos 10 ribu orang. Dari 15 ribu korban penyalahgunaan narkoba tersebut, akan direhabilitasi di 118 IPWL yang tersebar di berbagai daerah di seluruh Indonesia.

Selain Kemensos, rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkotika juga dilakukan Kementerian Kesehatan dan Badan Narkotika Nasional (BNN). “Penjangkauan IPWL mencapai 21.600 korban pencandu narkoba yang dikoordinasikan di bawah Kemensos,” terangnya.

Dikatakan Mensos, bukan perkara mudah mengajak keluarga yang salah seorang anggotanya menjadi korban penyalahgunaan narkoba untuk direhabilitasi di IPWL, sebab masih ada kekhawatiran dan takut dipenjara. Oleh karena itu, Mensos memastikan bagi setiap pengguna akan direhabilitasi di IPWL dan pengedar akan dihukum berat.(BeritaSatu.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *