Berita Daerah Hukum

Mengaku Terima Suap, Karutan Bangli Dicopot

Denpasar – Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM Provinsi Bali telah mencopot Widiawan sebagai Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Bangli karena terbukti menerima suap dan lalai terhadap tahanannya yang bisa keluar rutan untuk menjalankan bisnis narkoba.

“Pencopotan sudah dilakukan hari ini. Petugas yang melakukan tindakan seperti itu ya wajar dipecat,” kata Taswem Tarib, Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Bali, Selasa (10/5).

Menurut Taswem Tarib, berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan tim khusus Kanwil Hukum dan HAM yang diketuai Kepala Bidang Pemeriksaan Pemasyarakatan, I Wayan Suendra, menyebutkan bahwa Kepala Rutan Bangli Widiawan terbukti menerima suap dari warga binaan kasus narkoba, Rudi Saputra Siregar (30) yang ditangkap petugas Polres Badung pada Minggu (8/5) di halaman rumah sakit Sanglah Denpasar.

Seperti yang diberitakan bali.antaranews.com, sebelum Rudi ditangkap, polisi terlebih dahulu menangkap tersangka lain bernama Jhon Kaka (24), yang ditangkap di rumah kontrakannya Jalan Sidakarya Denpasar.

Dari Kamar kontrakan inilah polisi menemukan sejumlah barang bukti berupa 234 gram shabu-shabu beserta alat isapnya dan 28 butir ekstasi.

Taswem menambahkan, Widiawan juga akan diserahkan ke pihak berwajib untuk menjalani pemeriksaan hukum atas keterlibatannya dalam kasus narkoba warga binaannya tersebut.

“Ya pasti siapa pun tidak kebal hukum. Mengenai proses hukum, silakan penyidik melakukan tugasnya,” kata Taswem singkat.(Ant)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *