Kebijakan Global

Meksiko Legalkan Kepemilikan NAPZA Dalam Jumlah Terbatas

bend mexicoMexico City – Pemerintah Meksiko pada Kamis (20/8) memberlakukan undang-undang baru yang mengijinkan warganya untuk membawa, memiliki dan mengkonsumsi narkotika.

Namun undang-undang baru ini, membatasi kepemilikan obat-obatan terlarang tersebut dalam jumlah terbatas. Ditetapkan batas maksimal jumlah narkotika, psikotropika dan zat adiktif (napza) ini untuk “penggunaan pribadi“, termasuk untuk LSD dan metamfetamin.

Seperti yang diberitakan Associated Press, undang-undang ini merupakan bentuk de-kriminalisasi kepemilikan sejumlah kecil marijuana, kokain, heroin serta jenis-jenis napza lainnya. Karena warga yang ditahan karena membawa napza dalam batas “penggunaan pribadi” tersebut tidak akan lagi menghadapi tuntutan hukum kriminal.

Barangsiapa yang tertangkap memiliki jumlah napza dibawah batas penggunaan pribadi, akan disarankan mencari perawatan ketergantungan napza, dan bagi mereka yang tertangkap untuk ketiga kalinya, akan diwajibkan untuk mengakses perawatan ketergantungan napza, walaupun tidak disebutkan sanksi-sanksi untuk mereka yang tidak menuruti aturan tersebut.

Pemerintah Meksiko mengatakan, perubahan tersebut hanya untuk menegaskan praktek-praktek lama yang berlaku di Meksiko untuk tidak menuntut orang yang tertangkap membawa sejumlah kecil napza.

Jumlah maksimal kepemilikan marijuana untuk “ penggunaan pribadi “ dalam UU yang baru adalah 5 gram – kira-kira setara dengan 4 linting marijuana (Cannabis sativa). Batas lain yang ditetapkan adalah 0.5 gram kokain (Erythroxylon coca), 50 mg heroin, 40 mg metamfetamin, dan 0.015 LSD.

Selain itu kemajuan lain yang dilakukan pemerintah Meksiko adalah menyiapkan tempat-tempat perawatan bebas biaya bagi warga masyarakat yang menderita ketergantungan napza.

Undang-undang yang cukup kontroversial ini mulai berlaku pada Jumat (21/8). Sementara Presiden Felipe Caldero menunggu beberapa bulan sebelum menyetujui perubahan UU tersebut.(AP/YS)