Berita Internasional

Meksiko, Antara Kartel Narkoba dan Senjata

Mexico City – Pada tahun 2010 lalu, tercatat 12.000 pembunuhan akibat kekerasan narkoba. Di negara bagian Guerrero yang terletak sebelah barat daya Acapulco misalnya merupakan markas kartel narkoba “La Familia” yang terkenal sadis. Kartel ini melakukan perang terhadap kelompok “Zetas” serta sekutunya “Pacifico Sur”.

Kartel “Pacifico Sur” telah dituduh atas penculikan pada 30 September terhadap 20 pelancong Meksiko yang dikatakan salah tangkap karena mengira mereka musuhnya, “La Familia”. Mayat para pelancong tersebut kemudian ditemukan terkubur sebulan kemudian dalam kuburan masal di dekat Acapulco.

Gembong dan pemimpin spiritual “La Familia”, Nazario Moreno, telah dilaporkan tewas pada 9 Desember dalam insiden tembak menembak dengan aparat keamanan Meksiko di kota kelahirannya di negara bagian barat Michoacan. Tetapi tubuhnya, yang selama ini dicari-cari dengan seksama, tidak pernah ditemukan.

Menurut polisi, kelompok “La Familia” ini secara khusus menjual narkoba sintetis seperti shabu-shabu, mencampur nilai keluarga dan kefanatikan agama semu dengan pemaksaan brutal.

Hal tersebut menjadi perhatian publik pada Oktober 2005, saat anggotanya menggelindingkan lima kepala manusia ke lantai dansa klub malam. Di antara kepala tersebut ada tertulis pesan menyatakan bahwa La Familia tidak membunuh perempuan atau anak kecil.

“Hanya yang harus mati akan mati. Semua harus mengetahui, bahwa ini adalah keadilan suci,” tulis pesan itu.

Pembantaian menjadi semakin umum terjadi di Meksiko bersamaan dengan menyebarnya perang pemberantasan narkoba dari perbatasan utara hingga tempat wisata seperti Acapulco, pantai menghadap samudra Pasifik yang terkenal dengan teluk.

Pada akhir Agustus, 72 imigran diculik dan dibunuh di peternakan di negara bagian utara Tamaulipas.

Pada Oktober, orang bersenjata api menewaskan 14 orang dalam pesta di kota perbatasan utara Ciudad Juarez. Sehari kemudian 13 orang tua usia lanjut dibunuh dalam serangan serupa di pusat detox di kota perbatasan Tijuana.

Tubuh para korban pembunuhan juga ditemukan dalam kuburan massal, termasuk 55 mayat di Guerrero pada Juni dan 51 di utara Nuevo Leon pada Juli.(Ant)