Kebijakan Daerah

Malang Siapkan 20 Area Merokok di Tempat Umum

Malang – Walikota Malang, Peni Suparto,  selama kurun waktu 2011 menargetkan 20 titik area khusus untuk merokok dengan menggunakan dana bagi hasil cukai dan tembakau (DBHCT) tahun 2011 dari pemerintah pusat.

“Tahun ini Kota Malang mendapatkan jatah DBHCT sekitar Rp18,4 miliar yang didistribusikan ke beberapa satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Namun, pembangunan smoking area ini tetap menjadi prioritas, bahkan tahun ini ditargetkan ada 20 titik lagi,” ujar Peni pada Selasa (25/10).

Adanya area merokok diharapkan mampu mengakomodir kebutuhan bagi para perokok dengan tidak mengganggu kenyamanan warga lainnya.

Peni menyatakan bahwa beberapa tempat yang dirasa perlu dibangun area merokok adalah tempat-tempat umum seperti terminal, stasiun, pasar, Balaikota Malang, rumah sakit, dan sejumlah tempat lainnya yang menjadi tujuan masyarakat.

“Terkait penggunaan DBHCT ini, kalau penggunaannya tepat pasti tidak akan menimbulkan masalah. Yang menimbulkan masalah itu kan yang penggunaannya menyimpang dan bukan untuk kepentingan masyarakat luas,” tegas Peni menanggapi  dipanggilnya sejumlah pejabat sempat dipanggil Kejaksaan Negeri Kota Malang terkait penggunaan DBHTC.

Karena ketatnya aturan dan sasaran yang harus tepat untuk korban dari adanya pabrik rokok, Dinas Kebersihan dan Pertamanan I(DKP) Kota Malang akhirnya mengembalikan dana yang bersal dari DBHCT sebesar Rp3,4 miliar ke kas daerah.

Peni menambahkan bahwa DBHCT yang berasal dari cukai rokok, akan lebih bermanfaat jika penggunaannya juga dikembalikan kepada masyarakat yang terdampak rokok. (IH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *