Advokasi Berita Lembaga Kebijakan Nasional

Dua Hati: Jika Stok Subutex Aman, Maka Angka Kriminalitas Rendah

napza Buprenorphine4a.preview-150x100
Buprenorphine

Denpasar – Langkanya opiat sintetis jenis buprenorphine dengan merk dagang subutex di pasaran Indonesia beberapa pekan lalu, membuat kekhawatiran sendiri di kalangan pegiat komunitas pengguna narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA) di Bali. Langkanya heroin sintetis seperti subutex ini dikhawatirkan akan menaikan angka kriminalitas di Denpasar jika tidak segera diatasi.

Kepada NapzaIndonesia.com, Vicky Gerson, Program Manager Yayasan Dua Hati Bali, mengungkapkan bahwa kelangkaan subutex membuat para penasun akan beralih kembali menggunakan heroin. Sedangkan di pasaran harga heroin masih sangat mahal.

Di Denpasar harga subutex berkisar antara 30 ribu hingga 37 ribu rupiah, tergantung dosis yang digunakan para pengguna NAPZA suntik (penasun). Dengan harga di bawah 50ribu rupiah ini para penasun dapat menggunakannya dua kali dalam sehari.

Sedangkan harga heroin saat ini masih berkisar 350 ribu rupiah per paket (0,3gram) dan hanya bisa sekali pakai dalam sehari. Secara matematis untuk dua kali penggunaan dalam sehari setidaknya dibutuhkan dana sebesar 700 ribu rupiah guna mendapatkan heroin sesuai dengan kebutuhan kecanduan seorang penasun.

“Bayangkan saja jika penasun itu berasal dari keluarga menengah ke bawah, dan rata-rata frekuensi penggunaan untuk heroin adalah dua kali sehari,” papar Vicky Gerson, yang ditemui, Rabu (11/8).

Tidak jarang untuk memenuhi kebutuhan kecanduannya ini para penasun akan kembali melakukan tindakan kriminal seperti menjambret atau kembali menjadi kurir dari bandar narkoba kelas kakap.

Bahkan yang lebih ekstrim lagi, jika tidak memiliki dana cukup untuk membeli heroin, para penasun laki-laki ataupun perempuan dapat saja melakukan “tukar body” agar dapat memenuhi kebutuhan medis mereka.

Vicky Gerson berharap agar para penentu kebijakan NAPZA di Indonesia dapat melakukan pemantuan atas ketersediaan subutex di pasaran.

“Jika stok subutex aman maka penasun yang merupakan konsumen subutex tidak kembali menggunakan heroin, dengan demikian maka naiknya angka kriminalitas dapat dicegah dengan baik,” imbuh Vicky Gerson.(Gen)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *