Berita Berita Lembaga

LPP Wawancarai Calon Petugas Pendidik Lapangan HIV dan NAPZA

Semarang – Lembaga Pelopor Perubahan (LPP) sebagai sebuah lembaga yang bergerak dalam bidang NAPZA dan HIV pada Senin sampai Kamis mendatang melakukan wawancara bagi calon pendidik lapangan untuk menjangkau pengguna NAPZA di kota dan kabupaten Semarang.

“Program yang kami jalankan mulai April ini adalah sebagai pusat informasi dan rujukan ke layanan pencegahan, pengobatan dan perawatan HIV serta ketergantungan NAPZA,” ujar Yvonne Sibuea, Direktur LPP pada Napzaindonesia, Selasa (3/4).

Menurut Yvonne, kegiatan penjangkauan yang kali ini dilakukan oleh LPP tidak lagi menjadikan pengguna NAPZA suntik sebagai fokus utama, namun diperluas dengan pendidikan NAPZA kepada pengguna NAPZA non heroin dan non suntik.

Wawancara yang rencananya akan berlangsung selama empat hari ini sudah memasuki hari kedua dengan peminat dari latar belakang yang beragam. Beberapa diantaranya memang memiliki ketertarikan dalam bidang NAPZA.

“Saya membaca info tentang dibukanya lowongan bagi pendidik lapangan tentang NAPZA ini dari surat kabar. Saya ikut wawancara karena tertarik dengan masalah NAPZA,” ujar salah satu peserta wawancara.

Sementara itu, Progam Manajer LPP M. Hasnul Fauzi mengatakan bahwa dalam program layanan terpadu ini, pendidik lapangan bertugas sebagai penyambung informasi mengenai NAPZA dan sekaligus menyaring siapa saja pengguna NAPZA non heroin dan non suntik yang membutuhkan akses ke layanan kesehatan. (IH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *