Advokasi Berita Lembaga Kegiatan

Lingkar Ganja Nusantara Gelar Kampanye Pro Ganja

Lingkar Ganja Nusantara

Jakarta – Lingkar Ganja Nusantara, sebuah organisasi yang didirikan untuk memberikan pendidikan tentang manfaat tanaman ganja, berencana menggelar aksi pada Sabtu (7/5) pagi, pukul 08.00 – 12.00 WIB.

Aksi bertajuk Global Marijuana March 2011 ini akan dipusatkan di Patung Kuda Arjuna Silang Barat Daya, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta.

Lingkar Ganja Nusantara (LGN) berawal dari sebuah grup Dukung Legalisasi Ganja (DLG) di jejaring sosial Facebook yang dirilis pada 2008. Pada 2011, ketika anggota grup mencapai 42.000 orang, grup ini ditutup oleh administrator Facebook.

“Mayoritas anggota LGN adalah pengguna ganja yang tidak menggunakan narkotika,” ujar Cipta Budi, Sekretaris LGN kepada NapzaIndonesia.com, Kamis (5/5).

Salah satu isu yang diperjuangkan LGN adalah mengeluarkan ganja dari golongan narkotika.

“walaupun dalam UU 35/2009 tentang Narkotika, negara menggolongkan ganja dalam Narkotika Golongan I, LGN tidak mengakui hal tersebut.” pungkas Cipta Budi.

Karena dengan memasukkan ganja menjadi satu golongan dengan heroin dan kokain, pesan yang diterima masyarakat awam adalah ketiga substansi tersebut memiliki bahaya yang setara. Sedangkan menurut LGN, ganja bukanlah narkotika.

Global Marijuana March sendiri adalah sebuah kampanye tahunan yang dilakukan secara serentak di berbagai belahan dunia. Kampanye ini digelar setiap Sabtu pertama bulan Mei. Kegiatan-kegiatan yang diadakan mencakup pertemuan, aksi massa, konser, dan festival.

Tradisi Global Marijuana March dimulai pada 1999. Sampai saat ini sekitar 600 kota dunia telah resmi terdaftar menjadi penyelenggara kampanye.

Gerakan mendukung legalisasi ganja di seluruh dunia ini diprakarsai oleh aktivis NAPZA gaek asal AS, Dana Beal (64). Walau berusia senja, Dana Beal tetap aktif merekrut kota-kota baru menjadi peserta Global Marijuana March.

Dana Beal kerap membagi-bagikan poster pada even-even pertemuan kebijakan NAPZA Internasional yang diikutinya. Di Indonesia, Jakarta menjadi kota pertama yang menjadi peserta kampanye global ini sejak 2010. (YS/Gen)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *