Berita Internasional Hukum

Lindungi Kartel Narkoba, Empat Petinggi Militer Meksiko Disidang

Meksiko

Mexico City – Jaksa di Meksiko telah resmi mendakwa tiga jenderal dan seorang letnan kolonel yang terlibat dalam perdagangan narkoba. Keempatnya ditangkap pada Mei lalu karena dituduh terlibat dengan kartel narkoba Beltran Leyva, namun mereka menyangkal keterlibatan ini.

Keempat pejabat militer ini adalah Gen Roberto Gonzalez Dawe, purnawirawan Tomas Angeles Dauahare, Ricardo Escorcia Vargas dan Silvio Hernandez Soto. Mereka diduga terlibat dalam geng narkoba sejak enam tahun terakhir.

Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh Kantor Kejaksaan Agung setempat seperti diberitakan BBC, Rabu (1/8), keempat pejabat militer ini menghadapi dakwaan terlibat kejahatan terorganisir dalam perdagangan narkoba. Mereka diduga mendukung dan melindungi kartel Beltran Leyva.

Sebelum pensiun, Jenderal Angeles menduduki jabatan sebagai asisten menteri pertahanan Meksiko periode 2006 – 2008. Jenderal Escoria menjabat sebagai kepala militer negara bagian Morelos, wilayah dimana kartel Beltran Leyva berada. Ia mengundurkan diri pada 2010 ketika memasuki masa pensiun.

Jenderal Dawe bertanggung jawab atas jalur perdagangan penting ketika menjabat sebagai kepala pangkalan militer di wilayah barat provinsi Colima.

Sedang Letnan Kolonel Hernandez Soto yang pensiun dari tentara pada 2002, menjabat komandan polisi senior di negara bagian Sinaloa.

Dalam kasus ini, jaksa juga mendakwa Edgar Valdez alias “Barbie’ yang merupakan kelahiran AS atas dugaan terlibat dalam pembunugan dan perdagangan narkoba.

Valdez yang ditangkap pada 2010 lalu dalam penyidikan mengaku terlibat dalam perdagangan narkoba. Ia dikenal sebagai pengawal pemimpin kartel Arturo Beltran Leyva.

Kartel ini mulai terpecah belah sejak Beltran Leyva tewas dalam baku tembak dengan marinir Meksiko tahun 2009 lalu.

Kartel meksiko serangan beruntun sejak enam tahun lalu dimana Presiden Felipe Calderon mencanangkan kebijakan perang terhadap narkoba. Kebijakan ini telah menyebabkan lebih dari 50.000 orang tewas di Meksiko. (IH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *