Peristiwa

Libur Akhir Tahun, Jaringan Internasional Mulai Manfaatkan Bali

logo polda baliDenpasar – Hasil Analisis Kepolisian Daerah Bali (Polda) terungkap bahwa jaringan narkotika internasional mulai memanfaatkan Bali sebagai salah satu pintu masuk bagi peredaran narkotika ke Indonesia. Hal ini dilakukan menyusul semakin ketatnya pemeriksaan dan pengamanan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta.

Direktur Narkoba Polda Bali Kokot Indarto kepada Napzaindonesia.com, Kamis (24/12) siang menegaskan bahwa dari beberapa kasus yang terungkap di Bandara Ngurah Rai Denpasar, para anggota jaringan narkotika internasional menilai Bali merupakan salah satu daerah yang cukup potensial untuk memasukkan narkotika ke Indonesia.

Selain itu jaringan narkotika internasional juga berusaha memanfaatkan jalur penerbangan domestik dari Bali ke daerah lainnya di Indonesia.

“Kalau Denpasar ke Jakarta kan kesannya domestik, karena Bali ada akses dari Turki-Doha-Kualalumpur langsung ke Bali.” kata Kokot Indarto.

Kokot Indarto juga menyebutkan selain Bali beberapa daerah yang juga dijadikan jalur memasukkan narkotika ke Indonesia oleh jaringan internasional adalah daerah Medan dan Riau melalui Batam.

Sedangkan mengenai modus penyelundupan saat ini lebih cendrung dengan cara disimpan di perut, sebab selama ini sebagian besar Bandara udara di Indonesia belum memiliki alat pendeteksi narkotika di badan atau Sinar-X untuk organ badan.(Mul).