Berita Berita Internasional

Lembaga Sosial Amerika Biayai Pecandu Inggris Untuk Sterilisasi

Bayi Dengan Ketergantungan NAPZA Foto: Project Prevention

Orange CountyProject Prevention, sebuah lembaga sosial Amerika yang membiayai para pecandu narkotika, psikotropika dan zat adiktif lain (NAPZA) untuk menjalani sterilisasi yaitu tubektomi dan vasektomi, baru saja membantu seorang klien di Inggris.

Proses sterilisasi pada klien pertama ini menandai ekspansi internasional dari kelompok Project Prevention.

BBC melaporkan bahwa “John” (38) seorang pecandu berumur, menerima 200 poundsterling atau atau sekitar 2.8 juta rupiah setelah menyelesaikan prosedur vasektomi yang akan menghindarkan “John” dari kemungkinan memiliki anak.

TIME mewawancarai Barbara Harris, pendiri Project Prevention April lalu, tidak lama setelah ia mulai mencari klien pecandu di Inggris.

Barbara menerangkan bahwa lembaga sosial miliknya menganjurkan agar para pecandu yang tidak siap memiliki anak mengurangi risiko lahirnya anak-anak yang mengalami ketergantungan NAPZA sejak lahir.Proyek ini ditujukan untuk mengurangi beban sosial masyarakat.

“Bila saja bayi-bayi tersebut beruntung tidak mengalami cacat fisik dan mental, mereka biasanya ditempatkan di panti penitipan anak dan hidup berpindah-pindah dari rumah ke rumah,” tegas Barbara. “Hak seorang perempuan untuk memiliki anak tidak lebih besar dari hak anak untuk hidup normal”.

Ia berbicara dengan tulus. Dalam keseharian Barbara, ia mengadopsi empat orang anak yang lahir dari seorang ibu pecandu kokain di Los Angeles.

Dibalik itu, beberapa kelompok pembela hak-hak pecandu membandingkan proyek Barbara dengan era rekayasa sosial Nazi.

DrugsScope, sebuah lembaga sosial di Inggris mengeluarkan pernyataan pada Press Association bahwa skema kerja Project Prevention cenderung eksploitatif, dan diragukan secara etis dan moral.(Tm/YS)