Advokasi Berita Daerah Hukum

LBH Rakyat Semarang Dampingi Tiga Tersangka Pengguna Napza

Sleman – Kasus tiga tersangka pengguna napza asal Semarang yaitu AM, AA dan DR yang ditangkap pihak Kepolisian Resort (Polres) Sleman, Selasa (16/8) pekan lalu, saat ini masih dalam tahap penyidikan.

Kelompok Advokasi Kebijakan Napza, PERFORMA, didampingi penasehat hukum Arif Hijrah Saputra, SH dari LBH Rakyat,  Semarang, Kamis (25/8) mendatangi Mapolres Sleman, Yogyakarta guna mendampingi penyidikan atas ketiga tersangka.

“Proses Berita Acara Pemeriksaan sudah ditandatangani oleh ketiganya, saat ini kami mengupayakan untuk dilakukan penangguhan penahanan atau pengalihan penahanan ketiganya kepada institusi rehabilitasi,” ujar Arif Hijrah Saputra SH, kepada Napzaindonesia.com.

Menurut Arif, upaya ini dilakukan mengingat AM dan DR merupakan pengguna napza yang sedang menjalani proses rehabilitasi rawat jalan, sementara MT tercatat sebagai klien Klinik Program Pengurangan Dampak Buruk Napza di Puskesmas Pegandan, Semarang, Jawa Tengah.

“Saat ini surat permohonan penangguhan penahanan atau pengalihan penahanan sudah kami kirimkan ke Kapolres Sleman,” ungkap Arif Hijrah Saputra, SH.

Menanggapi pengajuan surat permohonan ini, Koordinator Divisi Paralegal PERFORMA, Arifiyanto Abdul Fani, mengatakan bahwa pihaknya akan terus memantau hingga ada jawaban dari Kapolres Sleman.

“Sambil menunggu, kami akan terus melanjutkan proses pendampingan terhadap ketiganya terkait dugaan kekerasan yang dialami oleh AM, AA dan DR pada saat penangkapan dan penyidikan,” ujar Abdul Fani.

Seperti diberitakan NapzaIndonesia.com sebelumnya, AM ditangkap Satuan Narkoba Polres Sleman di kawasan Yogyakarta. Sementara AA dan DR ditangkap di salah satu hotel di kawasan Malioboro, Yogyakarta dan dibawa paksa melakukan tes urine oleh Satuan Narkoba Polres Sleman.(IH/Gen)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *