Berita Nasional Peristiwa

Laporkan Anak Dijebak Kasus Ganja, Hingga Kini Belum Ditanggapi

Polri

Semarang – Kasdi, warga Sayung, Demak yang minggu lalu datang ke kantor DPRD Jawa Tengah untuk meminta keadilan atas penangkapan anaknya, SD (24) Desember tahun lalu, kemarin kembali mendatangi mendatangi gedung DPRD.

Menurut keterangan Sardi kepada media, maksud kedatangannya kemarin, Senin (30/7) hendak bertemu dengan komisi A.

Seperti diberitakan sebelumnya, Sardi mendatangi kantor DPRD Jateng bersama istri dan kedua anaknya pekan lalu karena merasa anaknya telah dijebak dalam penangkapan kasus ganja.

Desember tahun lalu, anaknya dihubungi dua orang yang diketahuinya merupakan polisi dari Semarang, Afianto dan Triono. Saat itu mereka bertemu di SPBU Genuk kemudian SD disuruh untuk membelikan ganja.

Beberapa menit kemudian datang polisi lain yang lalu memangkap SD dengan barang bukti yang ditunjukkan oleh Afiyanto. Kasdi juga menceritakan bahwa anaknya disiksa untuk mengakui kepemilikan ganja tersebut. Jempol kaki dan tangan anaknya ditindih dengan kaki meja hingga terluka.

Sementara itu, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Semarang yang sempat mendampingi Kasdi untuk melapor ke Propam Polda Jateng menyatakan bahwa kasus ini sudah pernah diadukan beberapa bulan lalu namun belum ada respon.

“Kami pernah mendampingi bapak Kasdi untuk melaporkan kejadian ini. Pelaporan dilakukan tanggal 5 Maret lalu,” kata Nanda Andriansyah Hasri dari LBH Semarang kepada Napzaindonesia.com melalui telepon, Selasa (31/7). (IH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *