Peristiwa

Lagi, Warga Iran Ditangkap Karena Selundupkan Shabu ke Bali

bend iranBadung – Setelah berhasil menangkap tujuh orang warga negara Iran karena berusaha menyelundupkan shabu-shabu dalam kapsul yang ditelan di awal bulan ini.

Petugas Bea dan Cukai Bandara Ngurah Rai Bali, Senin (21/12) petang kembali berhasil menahan seorang warga negara Iran yang berusaha menyelundupkan 22 butir kapsul berisi shabu di dalam perutnya senilai hampir setengah miliar rupiah.

Warga Iran bernama Shahbazi Saeid (34) ini ditangkap pada pukul 19.00 Wita, saat dilakukan pemeriksaan di areal kedatangan international Bandara Ngurah Rai.

Saat itu ada delapan warga Iran termasuk Shahbazi Saeid yang sama-sama naik pesawat Qatar Airways dengan nomor penerbangan QR-0624 rute Doha – Denpasar.

“Karena gelagatnya mencurigakan, kemudian kita periksa mereka satu persatu di ruang pemeriksaan khusus,” ujar Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Bali, NTB dan NTT, Faried Syibli Barcia saat ditemui Selebzone.com, Selasa (22/12) siang.

Menurut Faried Barcia, saat tiba giliran Shahbazi Saeid, tersangka nampak gugup. Bahkan keringat dingin mulai keluar dari tubuhnya. Mengetahui hal ini petugas semakin curiga, apalagi gelagatnya juga sama dengan tujuh warga Iran ditangkap saat membawa shabu-shabu dengan cara ditelan dalam perut dua pekan sebelumnya.

“Kecurigaan semakin menguat ketika perutnya disentuh, terasa keras. Akhirnya, petugas memutuskan membawa Shahbazi Saeid ke Bali International Medical Clinic (BIMC) sekitar pukul 19.30 Wita.” terang Faried.

Dari hasil pemeriksaan melalui alat X-ray dan CT-scan, petugas medis mendeteksi di dalam perutnya ada benda asing berbentuk bulatan.

“Setelah dicek diketahui dia habis menelan kapsul berisi shabu-shabu,” imbuh Faried.

Hasilnya pun cukup mengagetkan, ternyata benda berbentuk kapsul sebanyak 22 butir itu, isinya shabu-shabu dengan berat bruto sekitar 200 gram, yang jika diuangkan, harga keseluruhan mencapai Rp 400 juta lebih atau hampir setengah miliar.(SIP/Gen)