Berita Nasional Hukum

Kurir Ganja Divonis 15 Tahun Penjara

Palu Sidang (ilustrasi)

Lhoksukon – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Lhoksukon, Selasa (7/8) menjatuhi hukuman 15 tahun penjara, subsider tiga bulan penjara dan denda senilai Rp.1 milyar kepada dua kurir pembawa 2,1 ton ganja. Kedua kurir ini masing-masing Hendry alias Londo, warga Jepara, Jawa Tengah dan Selamat, warga Lampung.

Majelis Hakim yang diketuai Tohar Taspirin menyatakan bahwa terdakwa terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan tindakan yang melanggar hukum, dimana dengan sengaja membawa 1,2 ton ganja tersebut  ke Jakarta.

Hukuman yang diberikan majelis hakim ini lebih ringan limat tahun dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang diketuai Hendra Busrian, yang menuntut kedua terdakwa dijatuhi hukuman 20 tahun penjara karena telah melanggar pasal 111 ayat (2) dan pasal 115 (2) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang narkoba.

Atas putusan ini Hendry menyatakan keberatan mengingat sang istri baru melahirkan anak pertamanya mereka beberapa waktu lalu, Hendry khawatir putusan hakim ini akan menelantarkan anak istirnya yang berada di kampung halamannya, karena tidak ada yang menafkahi keluarganya.

Sebelumnya, Hendry dan Selamat tertangkap basah beberapa bulan lalu alam gelar razia rutin yang digelar Satuan Lalu Lintas Polres Aceh Utara. Saat itu petugas kepolisian mendapat keduanya membawa ganja sebanyak 2,1 ton dengan menggunakan kendaraan truk intercooler.

Menurut kesaksian terdakwa, ia hanya seorang supir yang diperintahkan oleh seseorang untuk mengantarkan barang haram itu yang rencananya akan ia bawa ke Lampung.(TGJ/Gen)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *