Berita Berita Internasional

Kota Terbesar Ketiga di Kolombia Luncurkan Layanan Jarum Suntik

CAMBIE_Colombia
Cambie – Kolombia Foto: Talking Drugs

Cali – Kota terbesar ketiga di Kolombia, Cali, baru-baru ini meluncurkan layanan jarum suntik steril perdana, sebagai tindak lanjut penerapan kebijakan pengurangan dampak buruk napza di Amerika Latin.

Dimulai pada awal 2016 dan direncanakan beroperasi sampai dengan tiga bulan ke depan, proyek ini bertujuan untuk mengumpulkan lebih banyak informasi tentang pola penggunaan napza, sembari menghambat laju penyebaran virus yang menginfeksi melalui darah pada kalangan pengguna napza suntik. Seperti diberitakan El Pais, program layanan jarum suntik steril ini dilakukan oleh Cambie Mobile CAre Unit, yang menrupakan bagian dari Acción Técnica Social, setelah ada perjanjian kerjasama dengan pemerintah kota.

Rencananya, ketika layanan jarum suntik steril telah memiliki tempat yang tetap, maka tim Cambie akan memberikan layanan dukungan sosial dan psikologis, sebagai tambahan.

Menurut pejabat sekretaris kota Cali, program ini diawali dengan melayani 60 orang penduduk, walaupun tim Cambie memiliki kemampuan melayani 100-150 klien. Biaya keseluruhan selama 3 bulan program berlangsung diperkirakan berjumlah sekitar 793 juta rupiah.

Sebelumnya, Cambie telah mengoperasikan program di Bogota, ibukota Kolombia, serta di Pereira, setelah perhatian publik menyorot fenomena berbagi jarum pada pengguna napza suntik di area tersebut. Cali mendapat sorotan media tahun lalu, karena praktik tersebut, sehingga akhirnya mendorong disediakannya layanan jarum suntik steril.

Prevalensi penyebaran HIV secara nasional berkisar pada angka 2%, empat kali lipat dari prevalensi di tahun 2012, yaitu 0.5%. Lebih jauh lagi, prevalensi penyebaran HIV pada pengguna napza suntik memiliki variasi regional yang harus dicermati, dengan prevalensi sebesar 9% pada pengguna napza suntik di Cucuta, wilayah di dekat perbatasan. Belum ada data tentang tingkat penyebaran Hepatitis C pada kalangan pengguna napza suntik, karena tidak ada estimasi terpercaya yang tersedia.

Penyediaan layanan jarum suntik steril di Kolombia, membawa negara ini berada sebagai pelopor pelaksanaan kebijakan pengurangan dampak buruk napza di wilayah Amerika Latin, yang pada umumnya menolak praktik-praktik semacam ini. Kolombia adalah negara kedua di Amerika Latin yang memiliki layanan jarum suntik steril dan substitusi opiat, sama seperti Meksiko, demikian yang dicatat oleh Harm Reduction International. Masih banyak hal yang perlu dilakukan Kolombia di masa mendatang untuk mengukuhkan posisinya sebagai pelopor regional, dengan memastikan program-program rintisan ini menjadi program permanen. (Talking Drugs/Yvonne Sibuea)