Berita Berita Internasional

Kolombia Serukan Pembentukan Satgas NAPZA Global

6th Summit of the Americas

Cartagena -Pemerintah Colombia menyerukan perubahan total pada kebijakan Perang Terhadap NAPZA yang dideklarasikan Presiden AS Richard Nixon empat dekade lalu.

Menjadi tuan rumah Pertemuan Negara-negara Amerika ke-6, yang dihadiri oleh 33 pemimpin negara Benua Amerika termasuk Presiden Barack Obama, Presiden Juan Manuel Santos mengangkat wacana pembentukan Satuan Tugas yang terdiri dari para ahli tentang NAPZA, pakar ekonomi dan akademisi untuk menganalisa realita adiksi, dan peredaran gelap NAPZA secara global. Wacana tersebut diangkat Presiden Santos pada Sabtu (14/4) .

Presiden Santos menganggap langkah ini penting untuk menciptakan sebuah strategi menyeluruh.

Duta Besar Colombia untuk Inggris, Mauricio Rodriguez menyatakan, “Perlu penggalangan data, penyelidikan tiap opsi dengan pikiran terbuka, dan menemukan gambaran besar yang dipetakan oleh para ahli yang paham medan, yang tidak terpengaruh oleh kepentingan, ideologi atau emosi. Apapun hasilnya, itu merupakan sebuah perubahan yang sesungguhnya, berdasarkan paradigma baru.”

Rodriguez menambahkan,”Mengapa Colombia memimpin gerakan ini? Karena kami telah menelan pil pahit, kami memiliki otoritas moral. Pada tahun 80-an, kami gagal membaca realita, dan hasilnya masyarakat menjadi korban dan nyaris hancur oleh kekerasan para bandar NAPZA. Kami tidak mau hal ini terjadi di tempat-tempat lain, di Amerika Tengah atau Afrika, untuk mengalami kepedihan bangsa kami. Mereka dan kami, Colombia, harus bergerak cepat, karena para monster berkepala banyak juga bergerak cepat dan merusak dengan cepat.”

“Bertahun-tahun, dengan mudahnya para politisi mempersalahkan negara produsen NAPZA seperti Colombia, meracuni anak-anak bangsa mereka. Hasilnya adalah stigma pada Colombia. Tetapi permainan itu telah selesai. Kita tidak perlu lagi saling tunjuk, Colombia tak akan mengambil tindakan sepihak. Ada tanggung jawab bersama antara negara konsumen dan negara produsen NAPZA, dimana kita harus bekerjasama di skala global untuk menghentikan bencana akibat Perang NAPZA.

Menurut Rodriquez, Satuan Tugas yang diusulkan oleh Colombia perlu melibatkan para ahli yang benar-benar paham tentang NAPZA, paham sosiologi dan antropolgi NAPZA, sisi ekonomi NAPZA, jalur peredaran dan pencucian barang bukti NAPZA, dan orang-orang lapangan yang paham akibat NAPZA secara langsung.

Minggu lalu, Colombia mengumumkan hasil riset yang menunjukkan bahwa hanya 5% dari keuntungan perdagangan NAPZA di Colombia yang terserap oleh negara tersebut. “Ratusan miliar dolar lainnya terserap oleh jaringan distribusi di negara konsumen dan oleh sistem perbankan internasional,” ungkap Rodriguez.(grd/YS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *