Peristiwa

Kolombia Segera Dekriminalisasi Penggunaan NAPZA Personal

Washington – Pemerintah Kolombia dibawah Presiden Juan Manuel Santos telah mempersiapkan Rancangan Undang-Undang untuk dekriminalisasi penggunaan NAPZA personal, demikian laporan eksklusif dari El Tiempo pada Selasa (13/3).

Menurut El Tiempo, dokumen sepanjang 56 halaman telah diselesaikan dan akan dipaparkan sebagai Rancangan Undang-Undang pada akhir minggu ini.

RUU dekriminalisai penggunaan NAPZA personal merupakan tindak lanjut dari keputusan Mahkamah Agung Kolombia bahwa kepemilikan NAPZA dalam jumlah kecil merupakan hak yang dilindungi oleh konstitusi.

Kolombia adalah negara pertama di Amerika Selatan yang memperbolehkan konsumsi NAPZA untuk keperluan pribadi, ketika negara tersebut mendekriminalisasi kepemilikan NAPZA dalam jumlah kecil pada 1994. Mantan Presiden Kolombia Alvaro Uribe, kemudian membatalkan keputusan legalisasi tersebut, tetapi kemudian keputusan Presiden Uribe dinyatakan tak berlaku oleh Mahkamah Agung Kolombia.

RUU NAPZA Kolombia mengusulkan batas kepemilikan personal sejumlah 5 gram ganja, dan satu gram kokain atau crack kokain. RUU juga mengusulkan batas kepemilikan personal untuk jenis NAPZA yang belum disetujui oleh keputusan Mahkamah Agung, yaitu Metamfetamin dan Ekstasi.

Presiden Santos berulangkali menyerukan analisa ulang kebijakan “Perang Terhadap NAPZA” dan menyambut baik keputusan AS untuk mendiskusikan kemungkinan kebijakan NAPZA alternatif¬† pada pertemuan NAPZA se-Amerika di Kartagena bulan depan.(ET/YS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *