Berita Nasional

Kesepakatan Kerjasama Kemenkumham-BNN Dibekukan

Rumah Tahanan

Jakarta – Untuk mencegah terulangnya kejadian di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru, Riau, Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham) akan membekukan kesepakatan kerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN).

Hal ini disampaikan oleh Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsudin saat konferensi pers di Gedung Kemenkumham seperti diberitakan Antara pada Rabu (4/4).

Amir mengatakan tujuan pembekuan kerjasama ini untuk menjaga ketertiban di Lapas dan Rumah Tahanan (Rutan) seluruh Indonesia.

“Saya akan ketemu dulu dengan Kepala BNN untuk duduk bersama, agar ke depan kami punya standar operasi yang jelas,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini Amir mengakui bahwa ada pengendalian perdagangan narkoba dari dalam lapas, namun demikian tidak semua petugas lapas terlibat didalamnya.

Menanggapi kasus pemukulan yang dilakukan oleh Wamenkumham Denny Indrayana terhadap Darso Sihombing saat inspeksi mendadak di Lapas Pekanbaru, Amir mengaku pihaknya tengah membentuk tim pencari fakta.

Wamenkumham Denny Indrayana maupun Direktur Pemberantasan dan Penindakan BNN Brigjen Pol Benny Mamoto yang ikut melakukan sidak tersebut, membantah telah terjadi pemukulan.

“Tidak ada pemukulan, penendangan, informasi ini perlu diluruskan karena inspeksi tersebut untuk menangkap mafia narkoba yang disinyalir beroperasi dari dalam lapas dan melibatkan petugas lapas,” kata Benny. (IH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *