Berita Nasional Hukum

Kepolisian Masih Belum Memahami Peraturan Pemerintah Tentang Wajib Lapor

Semarang – Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Semarang melalui Kasat Narkoba AKBP Djoko Tjahyono menyatakan bahwa pihaknya akan terus konsisten dalam langkah pemberantasan narkoba di wilayah kota Semarang.

Hal ini disampaikannya pada acara Sosialisasi program pengurangan dampak buruk penggunaan napza suntik atau Harm Reduction di kota Semarang, Rabu (25/4).

“Kami dari pihak kepolisian memiliki kewajiban untuk memberantas narkoba. Jadi mungkin persepsi kami dengan pihak-pihak yang hadir dalam sosialisasi ini berbeda,” ujar perwira menengah POLRI ini.

Kasat juga mengatakan bahwa bagi pihaknya, para pengguna ini diibaratkan sebagai agen dalam dunia narkoba.

“Para pengguna ini kami sebut agen karena mereka berpotensi mengajak orang-orang disekitarnya untuk menggunakan narkoba,” terangnya kepada NapzaIndonesia.com

Saat ditanya mengenai peran pihak kepolisian dalam menyikapi Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2011 tentang Wajib Lapor Bagi Pecandu Narkotika dan Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL), ia mengaku belum memahami sepenuhnya. (IH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *