Berita Berita Selebriti

Kematian Derek Boogaard Karena Overdosis Oxycodone dan Alkohol

Derek Boogaard

Hennepin County – Derek Boogaard, pemain hoki New York Rangers yang ditemukan meninggal pada Jumat (13/5) lalu dinyatakan mengalami overdosis Oxycodone dan alkohol sebelum kematiannya, demikian pernyataan petugas medis dari Minnesota’s Hennepin County hari ini.

Petugas berwenang menduga penyebab kematian Boogaard adalah toksisitas campuran Oxycodone and alkohol. Kematian Boogaard dinyatakan sebagai kecelakaan.

Pernyataan keluarga Boogaard yang dirilis hari ini membenarkan bahwa Boogaard sampai pada saat kematiannya masih bergelut melawan adiksi dan menderita nyeri selama bertahun-tahun bermain hoki.

Boogaard (28) ditemukan keluarganya telah meninggal dunia di apartemennya yang berlokasi di Minneapolis.

“Kami sangat terpukul oleh kehilangan ini, tetapi kami bersyukur atas dukungan masyarakat yang memberi kami kekuatan untuk melalui saat tragis ini,” demikian pernyataan keluarga Boogaard melalui Asosiasi Pemain Liga Hoki Nasional AS.

“Hari ini kami menerima laporan toksikologi Derek terkait saat kematiannya,” lanjut perwakilan keluarga Boogaard. “Derek telah berkali-kali menjalani rehabilitasi dengan segenap dukungan tim New York Rangers. Derek telah menunjukkan kemajuan yang berarti tetapi akhirnya ia tak mampu mengalahkan adiksinya.”

Pernyataan keluarga Boogaard tersebut menyusul munculnya sebuah laporan minggu lalu bahwa Boogaard masih berada dalam program rehabilitasi yang diprakarsai Liga Nasional Hoki.

Sementara Dr. Andrew M. Baker, Kepala Penyelidik Medis di Hennepin County menyatakan, hukum Minnesota melarang ia membicarakan kasus Boogaard.

Menurut Dr. Baker, bagaimanapun, lembaganya masih mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk riwayat medis dan psikologis, tanda-tanda percobaan bunuh diri di masa lalu seperti luka iris di pergelangan tangan, serta tingkat toksisitas pada saat kematian.

Tingkat toksisitas 1000 kali diatas batas normal bisa jadi merupakan indikasi bunuh diri, sementara bila hanya 3 kali diatas batas normal, kemungkinan adalah kecelakaan murni, tegas Dr. Baker.

“Banyak fakta-fakta dari berbagai sudut pandang yang kami gunakan, ” ungkap Dr. Baker.

John Challis, Wakil Presiden rumah rehabilitasi di Daytop, mengatakan bahwa pasien yang diberi resep OxyContin sangat tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi alkohol.

“Narkotika pereda nyeri adalah golongan depresan, demikian juga alkohol,” ungkap Challis. “Bila anda mengkombinasikan keduanya, anda dapat mengakibatkan matinya sistem tubuh.”

Pemakaman Boogaard akan dilaksanakan pada Sabtu (21/5) di Regina, Saskatchewan dan tertutup untuk umum.(nyt/YS)