Berita Nasional Kegiatan

Kasatnarkoba: Jika Pecandu Menunjukkan Kartu IPWL, Polisi Konfirmasi Institusi Kesehatan

Kasat Narkoba Polrestabes Semarang

Semarang – Satuan Narkoba Polrestabes Semarang menyambut baik dan mendukung sepenuhnya penanganan pecandu napza oleh institusi kesehatan yang telah ditunjuk sebagai Institusi Wajib Lapor (IPWL) oleh pemerintah sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2011 Tentang Wajib Lapor Bagi Pecandu Narkotika.

Hal ini disampaikan AKBP Joko Cahyono, Kasat Narkoba Polrestabes Semarang disela acara Pertemuan Penegak Hukum Untuk Penanganan Pengguna Napza di Kota dan Kabupaten Semarang di Hotel Semesta Semarang, Selasa (10/7).“Sejak adanya Peraturan Pemerintah ini, anggota kami rutin mengikuti pelatihan dan koordinas dengan institusi terkait yaitu institusi kesehatan,” ujar Joko pada NapzaIndonesia.com.

Menurut Joko, selama ini dalam menangani kasus narkotika, Polrestabes Semarang belum pernah menemui tersangka kasus narkotika yang menunjukkan kartu peserta rehabilitasi medis IPWL.

“Jika ada tersangka kasus narkotika yang tertangkap dan dapat menunjukkan kartu peserta IPWL, kami akan menangani sesuai dengan prosedur sesuai Peraturan Pemerintah tentang Wajib Lapor. Akan kami tanyakan darimana mendapatkan kartu IPWL lalu kami konfirmasi ke institusi kesehatan yang mengeluarkan kartu tersebut,” terang Joko.

Dalam kesempatan ini, Joko juga mengatakan bahwa penangkapan tersangka kasus narkotika tidak dapat diproses jika tanpa barang bukti dan hanya tes urin yang positif.

Sementara itu, mengenai kategori tersangka kasus narkotika AKP Herwana, Kabid Ops Narkoba Polrestabes Semarang mengatakan bahwa jika ada barang bukti akan tetap diproses sampai pada putusan hakim untuk rehabilitasi sesuai Surat Edaran Mahkamah Agung Tahun 2010 tentang gramatur. (IH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *