Berita Nasional Hukum

Kalapas Nusakambangan Alirkan Dana ke Rekening Anak Cucunya

Jakarta – Terungkapnya kasus peredaran narkotika, psikotropika dan zat adiktif (napza jenis shabu di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusa Kambangan, akhirnya menetapkan sembilan orang sebagai tersangka.

“Kita sudah menetapkan sembilan tersangka tersangka terkait pengungkapan jaringan peredaran shabu di Lapas Nusa Kambangan. Salah satunya adalah Marwan Adli, Kepala Lapas,” kata Benny Mamoto, Direktur Narkoba Alami Badan Narkotika Nasional (BNN), Senin (14/3).

Dalam penyidikan oleh BNN, Marwan Adli mengakui bahwa ada aliran dana hasil transaksi pada rekening anak dan cucunya. Benny menyatakan bahwa pernyataan Marwan tersebut akan meringankan anak dan cucunya dalam pemeriksaan.

“Ketika di Nusa Kambangan, Marwan belum mengakui aliran dana tersebut. Namun selama proses penyidikan akhirnya dia mengakui bahwa dana hasil peredaran shabu tersebut dialirkan ke rekening anak dan cucunya,” tambah Benny.

Selain Marwan, BNN juga menetapkan delapan tersangka lainnya yaitu Iwan Syaefuddin, Fob Budhiyono, Hartoni, dua anak Marwan yakni Andika dan Aldika, R dan dua perempuan asal Banjarmasin yakni L dan F. Meskipun demikian, sampai saat ini Marwan belum ditahan oleh BNN karena masih menunggu waktu penyidikan selama 3 x 24 jam.(IH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *