Berita Lembaga Berita Nasional Kebijakan Daerah

Jika Hasil Tes Urin Positif, BNNP Jateng Akan Rujuk Rehabilitasi

Tes Urine

Semarang – Serangkaian kegiatan tes urin bagi pelajar, mahasiswa, pegawai swasta dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah sebagai bagian dari program kerja terpadu.

“Kami menyediakan 1500 test pack masing-masing untuk pelajar dan mahasiswa, serta masing-masing 100 test pack untuk PNS dan pegawai swasta,” ujar Endah, staf BNNP Jateng bagian Pemberdayaan Masyarakat pada NapzaIndonesia.com, Rabu (13/6).Ia menambahkan bahwa untuk saat ini BNNP Jateng masih menggunakan urin sebagai alat tes narkoba, namun rencana kedepan sedang dipersiapkan untuk alat tes narkoba yang menggunakan jaringan tubuh, seperti rambut contohnya.

Hari ini BNNP Jateng melakukan kegiatan tes urin pada mahasiswa di kampus Universitas 17 Agustus Semarang dan Unika Soegijapranoto Semarang. Pada masing-masing kampus diambil 50 sampel urin secara acak. Kegiatan ini dimulai sejak pukul 09.00 WIB hingga tengah hari.

BNNP Jateng menyatakan bahwa tes urin ini rencananya akan dilakukan secara rutin selama satu tahun, untuk menunjukkan bahwa pendekatan kepada pengguna narkotika dilakukan secara persuasif.

“Jika dalam kegiatan ini kami temukan ada yang positif menggunakan narkotika, maka akan kami tangani secara persuasif. Yang bersangkutan dan keluarganya akan diajak melakukan konseling dengan psikolog, kemudian pemeriksaan medis untuk meyakinkan apakah dia benar-benar pengguna narkotika,” ujar salah satu staf BNNP Jateng.

Pihak BNNP Jateng menegaskan bahwa pendekatan persuasif pada pengguna narkotika dan keluarganya ini diharapkan dapat menumbuhkan keinginan untuk berhenti menggunakan narkotika, mengikuti program rehabilitasi atau mendaftar wajib lapor.

“Jika ingin berhenti, kami akan membantu memfasilitasi dengan rehabilitasi atau dirujuk ke layanan wajib lapor. Namun jika tidak melapor, lalu tertangkap dalam razia narkotika dan ada barang bukti maka akan diproses secara hukum,” imbuhnya. (IH)