Advokasi

Jaringan Pengguna NAPZA Asia Tolak “Rayakan” Hari AIDS Sedunia

ANPUD

Bangkok – Jaringan penguna NAPZA Asia atau Asian Network of People who Use Drugs (ANPUD) hari ini, Selasa (30/11) menolak “merayakan” atau “memperingati” Hari AIDS Sedunia.

“ANPUD menolak ‘merayakan’ atau ‘memperingati’ Hari AIDS Sedunia sebagai ekspresi atas keprihatinan kami atas rendahnya perhatian pemerintah negara-negara Asia dan dunia pada kesulitan-kesulitan orang yang terinfeksi HIV dalam mengakses obat ARV,” papar Dean Lewis dalam surat elekroniknya yang dikirimkan kepada NapzaIndonesia.com.

Menurut Dean Lewis, keadaan ini diperparah dengan adanya perjanjian perdaganganan bebas atau Free Trade Agreement (FTA) antara Uni Eropa dengan India yang mengancam ketersediaan ARV bagi orang yang terinfeksi HIV kelas menengah ke bawah.

Selain itu, keprihatinan ANPUD juga didasarkan atas fakta bahwa mayoritas pengguna NAPZA masih terkurung dalam penjara, dan pusat-pusat rehabilitasi paksa. Sementara hanya 5% dari pengguna NAPZA suntik yang mendapatkan akses jarum suntik steril.(YS/Gen)