Berita Nasional Kebijakan Nasional Peristiwa

Indonesia Akan Tangani Masalah Narkoba Melalui IT

Image: facebook.com

Jakarta – Dalam rangka menanggulangi peredaran gelap narkotika di Indonesia, Kementrian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) yang diwakilkili oleh Menteri Komunikasi dan Informasi, Tifatul Sembiring, Senin (28/2), menandatangani Nota Kesepahaman kerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN).

Nota Kesepahaman yang ditandatangani bersama dengan Kepala BNN Gories Mere tersebut, berbasis pada UU No. 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi, UU No. 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran, UU No. 11 Tahun 2008 tentang ITE, dan UU No. 38 Tahun 2009 tentang Pos. Tujuannya adalah untuk memberikan informasi yang cukup tentang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekusor Narkotika (P4GN) kepada masyarakat.

“Beberapa langkah nyata yang akan dilakukan adalah monitoring dan analisis transaksi narkotika melalui pos, telekomunikasi, penyiaran, informasi, dan transaksi elektronik,” kata Tifatul, seperti diberitakan beberapa media.

Kepala BNN Gories Mere menyatakan bahwa penyelundupan narkotika merupakan bentuk kejahatan tertua di dunia. Dalam perkembangannya, penyelundupan narkotika juga menyesuaikan dengan kemajuan teknologi.

Menurut Tifatul, peredaran narkotika di Indonesia saat ini sudah menggunakan teknologi tinggi. Ia menambahkan, kerjasama yang dilakukan oleh Kemenkominfo dengan BNN ini akan berupaya dalam penyediaan dan penyebarluasan bahan informasi serta edukasi bagi program P4GN.

Jumlah pecandu di Indonesia saat ini mencapai hampir dari dua persen dari seluruh penduduk, atau berjumlah sekitar 3,3 juta jiwa dengan usia berkisar antara 13 hingga 49 tahun.(IH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *