Kegiatan Peristiwa

ICDPR: Proses Pembuatan UU Narkotika Sangat Tidak Partisipatif

asminAlbuquerque – Tidak dilibatkannya para pengguna Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif (NAPZA) dalam proses pembuatan dan pembahasan Undang-Undang No.35/2009 tentang Narkotika, yang disahkan DPR RI 14 Sepetember silam, mulai menuai kecaman banyak pihak.

Diabaikannya keterlibatan para pengguna NAPZA di Indonesia dipandang sebagai awal dari pelanggaran Hak Azasi Manusia (HAM) bagi para pengguna NAPZA dan keluarganya.

Demikian disampaikan Asmin Fransisca, Koordinator Indonesian Coalition for Drug Policy Reform (ICDPR) yang hadir sebagai pembicara dalam International Drug Policy Reform Conference, yang berlangsung di Albuquerque, New Mexico, Amerika Serikat.

Menurut Asmin Fransisca, sejak 2008, ICDPR telah terlibat dalam mengawal proses pembuatan RUU Narkotika.

“Proses pembuatan RUU itu sendiri sangat tidak partisipatif. Seringkali ICDPR yang saya pimpin harus berusaha keras untuk mendapatkan informasi mengenai jadwal pertemuan Panja RUU Narkotika yang seringkali disembunyikan dari pantauan masyarakat sipil yang ingin terlibat.” papar Asmin Fransisca kepada NapzaIndonesia.com.

Asmin sangat menyayangkan sikap parlemen yang tidak mengembangkan proses partisipatif dalam proses pembuatan RUU Narkotika. RUU yang sedang dibahas sangat sulit untuk didapatkan bahkan terkesan sengaja tidak dipublikasikan.

“Seharusnya parlemen mengetahui bahwa sudah banyak terbentuk organisasi pengguna NAPZA yang solid di Indonesia.” imbuh Asmin.

“Organisasi pengguna NAPZA sudah seharusnya dilibatkan dalam proses amandemen UU Narkotika, karena mereka adalah orang-orang yang memiliki pengetahuan, keahlian khusus dan pengalaman yang tidak dimiliki oleh para anggota parlemen.” tegas Asmin Fransisca

Selanjutnya Asmin Fransisca juga mengatakan bahwa dalam proses diskusi pembuatan RUU, kursi yang disediakan dibuat sangat terbatas dan tidak terlihat ada upaya untuk melibatkan komunitas yang terdampak langsung oleh Kebijakan NAPZA, yaitu komunitas pengguna NAPZA.(YS/Gen)