Advokasi HIV/AIDS Kegiatan

Hak Dasar Populasi Kunci Jadi Tema Siaran Radio Komunitas

Semarang – Pengguna napza merupakan salah satu kelompok populasi kunci dalam progam penanggulangan HIV AIDS karena beresiko tinggi terinfeksi HIV. Demikian disampaikan oleh Very, staf Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Jawa Tengah dalam pengantar siaran radio komunitas, Selasa (26/7).

Siaran radio komunitas yang dilakukan oleh KPA Provinsi Jawa Tengah dengan komunitas pengguna napza dan Forum LSM Semarang, saat ini memasuki bulan ketiga, dan mengambil tema ‘hak dasar polpulasi kunci’.

Mengenai tema ini, Very menjelaskan bahwa dalam kehidupan sehari-hari, orang yang terinfeksi HIV memiliki hak dan kewajiban yang sama seperti warga negara lainnya. Namun karena berbagai hal, tidak sedikit hak yang dimiliki oleh orang yang terifeksi HIV ini diabaikan.

“Ini disebabkan karena sikap kewaspadaan yang berlebihan dari masyarakat, juga karena pengetahuan dan informasi yang ada di masyarakat mengenai HIV dan AIDS masih kurang diserap,” ujarnya.

Very menambahkan, meskipun sekarang sudah jarang terdengar kasus diskriminasi yang dialami oleh orang terinfeksi HIV dari sisi layanan kesehatan, tetapi hak-hak dasar untuk memperoleh layanan kesehatan yang layak harus terus disuarakan dan diperjuangkan.

“Supaya tidak ada lagi perlakuan diskriminatif, karena sebenarnya orang terinfeksi HIV juga sama dengan orang lainnya yang sedang sakit. Mereka punya hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan yang baik dari sisi kesehatan,” imbuhnya.

Berhubungan dengan tema ‘hak dasar populasi kunci’, komunitas pengguna NAPZA yang merupakan populasi kunci yang rentan terindeksi HIV diundang sebagai narasumber dalam siaran radio komunitas di Radio Ekspresi Mahasiswa (REM) Kampus Universitas Negeri Semarang (UNNES). (IH)